Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (23/1/2026) [Suara.com/ANTARA]
  • Pemerintah China menyepakati analisis IMF bahwa konflik Timur Tengah memicu krisis stabilitas ekonomi dan energi global.
  • Blokade maritim di Selat Hormuz menyebabkan penurunan drastis pasokan energi dunia dan ancaman kenaikan inflasi global.
  • IMF dan China mendesak gencatan senjata serta pemulihan jalur pengiriman energi demi mencegah krisis kemanusiaan lebih luas.

Suara.com - Pemerintah China menyatakan kesepakatan penuh terhadap hasil analisis Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebutkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah telah memicu krisis serius pada stabilitas ekonomi dunia dan ketahanan energi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa dampak buruk dari peperangan ini telah melampaui kerugian fisik di medan tempur, yakni menghambat pertumbuhan kesejahteraan masyarakat global.

"Ini adalah konflik yang semestinya tidak perlu terjadi," ujar Guo dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (15/4/2026).

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, memaparkan data yang mengkhawatirkan terkait gangguan distribusi energi akibat penutupan jalur maritim. Konflik ini telah menyebabkan:

  • Penurunan distribusi minyak bumi sebesar 13 persen per hari.
  • Pemangkasan pasokan Gas Alam Cair (LNG) hingga 20 persen per hari.

IMF memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak sebesar 10 persen dalam jangka panjang berpotensi mengerek inflasi global hingga 40 basis poin. Selain itu, output ekonomi dunia diprediksi akan menyusut sekitar 0,1 hingga 0,2 persen akibat gangguan rantai pasok ini.

April Jadi Bulan Paling Kritis bagi Pasokan Global

Georgieva memberikan peringatan keras bahwa kondisi di bulan April 2026 akan jauh lebih berat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh habisnya stok yang dikirim oleh kapal tanker sebelum pecahnya konflik pada akhir Februari lalu.

"Maret memang sulit, namun April akan lebih menantang karena tidak ada pengiriman baru yang tiba setelah kapal-kapal terakhir mencapai tujuannya," jelas Georgieva, dikutip via Antara.

Sebagai solusi jangka pendek, IMF menyarankan negara-negara untuk menerapkan kebijakan penghematan energi ekstrem, seperti pengalihan ke transportasi umum gratis dan optimalisasi kerja jarak jauh (remote work).

Situasi semakin pelik menyusul tindakan Angkatan Laut Amerika Serikat yang secara resmi memulai blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim di pelabuhan Iran sejak Senin (13/4/2026).

Langkah ini menciptakan blokade de facto di Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi utama pengiriman energi dari Teluk Persia ke pasar internasional.

Pemerintah China menekankan tiga prioritas utama untuk mencegah krisis kemanusiaan yang lebih dalam:

Gencatan Senjata: Mencegah kembalinya pertempuran dengan segala cara.

Pemulihan Jalur Maritim: Menjamin kelancaran lalu lintas di Selat Hormuz.

Stabilitas Kawasan: Memulihkan perdamaian di wilayah Teluk sesegera mungkin agar ekonomi dunia tidak kian terpuruk.

"Komunitas internasional, terutama negara-negara miskin dan berkembang, tidak seharusnya menanggung beban ekonomi akibat konflik ini," pungkas Guo Jiakun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!

Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 21:00 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Video | Rabu, 15 April 2026 | 18:50 WIB

5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years

5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:49 WIB

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB