Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Achmad Fauzi

Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?
Potret masyarakat kelas menengah di pusat perbelanjaan. [Suara.com/Alfian Winanto].
baca 10 detik
  • Laporan Katadata Insight Center mencatat penurunan proporsi kelas menengah Indonesia dari 21,5 persen pada 2019 menjadi 16,9 persen pada 2024.
  • Penurunan jumlah kelas menengah yang krusial bagi konsumsi rumah tangga ini menjadi tantangan serius bagi target Indonesia menjadi negara maju.
  • Masyarakat kelas menengah kini mengandalkan pekerjaan sampingan sebagai strategi adaptasi menghadapi tekanan ekonomi serta ketidakpastian pendapatan di masa depan.

Suara.com - Kondisi kelas menengah di Indonesia menunjukkan tren terus merosot. Berdasarkan riset terbaru Katadata Insight Center melalui laporan Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI) 2026, jumlah kelas menengah terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Co-founder & CEO Katadata Indonesia, Metta Dharmasaputra, mengungkapkan proporsi kelas menengah turun dari 21,5 persen pada 2019 menjadi hanya 16,9 persen pada 2024.

Penurunan ini menjadi sorotan karena kelas menengah memiliki peran vital dalam perekonomian nasional. Pada 2024, kelompok ini tercatat menyumbang 81,5 persen dari total konsumsi rumah tangga, sementara konsumsi rumah tangga sendiri berkontribusi sebesar 58,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Middle class merupakan kunci perubahan negara dan society," ujarnya seperti dikutip di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Warga mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (30/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Potret kelas menengah di pusat perbelanjaan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Di sisi lain, kelompok masyarakat yang berada di bawah kelas menengah atau aspiring middle class justru terus meningkat. Pada 2024, jumlahnya mencapai 48,8 persen dari total populasi.

Kondisi ini menjadi tantangan serius, mengingat Bappenas sebelumnya memproyeksikan Indonesia berpeluang menjadi negara maju pada 2045 jika proporsi kelas menengah mencapai 70 persen dari total penduduk.

Temuan lain dalam riset KIMCI menunjukkan bahwa tekanan ekonomi membuat banyak masyarakat kelas menengah mulai mengubah strategi hidupnya.

Vice President Finance & Business Development Katadata, Ivan Triyogo Priambodo, menyebut satu sumber penghasilan kini tidak lagi cukup.

"Bagi kelas menengah satu sumber pendapatan tidak lagi cukup untuk memberikan kepastian karena itu pekerjaan sampingan bukan sekedar tambahan melainkan sebuah lapisan pengaman," jelas Ivan.

baca juga

Menurutnya, fenomena ini mencerminkan upaya kelas menengah untuk menjadi lebih adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, Research Analyst Katadata Insight Center, Kholis Dana P., menekankan pentingnya peran kebijakan publik dalam menjaga daya tahan kelas menengah.

"Kelas menengah bukan hanya tentang perlindungan, tetapi tentang memastikan mereka tetap tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan," kata Kholis.

Adapun, tak hanya soal kelas sosial masyarakar Riset KIMCI 2026 juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang, mulai dari menjaga daya beli, memperluas akses pekerjaan, hingga pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×