Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
  • Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp 17.138, namun tetap di zona level terlemah sejarah.
  • Faktor harga minyak dan arus modal keluar jadi ganjalan utama rupiah untuk bangkit.
  • Pasar fokus pada hasil perundingan Iran-AS akhir pekan ini untuk tentukan arah sentimen.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (16/4/2026). Meski berhasil menguat tipis, posisi mata uang Garuda dinilai belum aman karena masih "nyaman" di kisaran level terlemahnya sepanjang sejarah.

Melansir data Bloomberg, rupiah sore ini ditutup di level Rp 17.138. Angka ini menunjukkan penguatan tipis sebesar 5 poin atau 0,03% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.143.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan rupiah kali ini cenderung flat. Padahal, dolar AS di pasar global sedang loyo dan sentimen internasional relatif positif. Namun, hal itu ternyata belum cukup sakti untuk mendongkrak rupiah secara signifikan.

"Rupiah ditutup datar atau menguat tipis, namun posisinya tidak jauh dari level terlemah dalam sejarah. Dolar AS yang lemah gagal menguatkan rupiah yang masih dalam tekanan berbagai faktor," kata Lukman saat dihubungi.

Lukman membeberkan setidaknya ada tiga faktor utama yang membuat rupiah sulit bangkit dari keterpurukan. Pertama soal harga minyak yang membebani neraca perdagangan nasional. Kedua, arus modal keluar dari pasar keuangan domestik masih deras. Ketiga, kondisi ekonomi dalam negeri dinilai masih ringkih menghadapi guncangan eksternal.

Selain itu, sepinya rilis data ekonomi penting membuat investor memilih sikap wait and see.

Kini, mata pelaku pasar tertuju pada dinamika geopolitik global. Lukman menyebut, hasil meja perundingan antara Iran dan Amerika Serikat pada akhir pekan ini akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.

"Investor menantikan perundingan babak kedua antara Iran dan AS. Hasil pertemuan tersebut akan sangat menentukan arah sentimen ke depan," jelasnya.

Kondisi rupiah yang "ngos-ngosan" ini sedikit berbeda dengan rekan-rekannya di Asia yang mayoritas tampil lebih bertenaga. Berdasarkan kurs Jisdor BI, rupiah berada di level Rp 17.142.

Berikut rapor mata uang Asia terhadap dolar AS sore ini:

  • Baht Thailand: +0,32% (Juara penguatan)
  • Dolar Taiwan: +0,28%
  • Peso Filipina: +0,18%
  • Rupee India: +0,12%
  • Ringgit Malaysia & Yen Jepang: +0,09%
  • Won Korea: +0,08%
  • Dolar Singapura: +0,06%
  • Yuan China: +0,02%

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp 17.143/USD

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 16:02 WIB

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB