Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 17 April 2026 | 08:35 WIB
OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG
Ilustrasi. OJK meminta perusahaan pembiayaan seperti Pinjol ikut menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih. Foto ist.
  • OJK dorong sektor PVML/Pinjol biayai logistik program Makan Bergizi Gratis Prabowo.
  • Rasio pinjol diperketat: utang maksimal 30% dari gaji mulai tahun 2026.
  • OJK perkuat teknologi credit scoring cegah masyarakat terjerat utang berlebih.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memacu sektor Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan Lembaga Keuangan Lainnya (PVML) untuk habis-habisan mendukung program prioritas pemerintah.

Tak main-main, industri fintech lending alias pinjaman online (pinjol) hingga perusahaan pembiayaan kini diminta ikut menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih besutan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa industri ini punya potensi jumbo untuk masuk ke dalam rantai pasok program nasional tersebut, termasuk program Koperasi Desa Merah Putih.

"Dalam program Koperasi Desa Merah Putih dan MBG, pelaku usaha PVML didorong untuk berkontribusi, antara lain melalui dukungan pembiayaan kendaraan logistik untuk mendukung operasional program tersebut," ujar Agusman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4/2026).

Artinya, perusahaan pembiayaan diharapkan bisa menjadi motor penggerak distribusi makanan dan kebutuhan pokok hingga ke pelosok desa melalui skema kredit kendaraan logistik.

Bukan Cuma Makan Gratis, Infrastruktur Juga Digas
Selain urusan perut, OJK juga mengoptimalkan peran lembaga pembiayaan khusus untuk sektor strategis lainnya. Nama-nama besar seperti PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan BP Tapera terus didorong untuk urusan perumahan rakyat.

Sementara itu, untuk proyek raksasa dan lingkungan, OJK mengandalkan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) serta PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Keduanya difokuskan untuk mengawal pembiayaan berkelanjutan (green financing) dan pembangunan infrastruktur nasional yang menjadi tulang punggung ekonomi.

Di sisi lain, OJK juga membawa kabar penting bagi para pengguna pinjol. OJK tengah memperketat implementasi Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 19 Tahun 2025 yang mengatur 'napas' keuangan nasabah agar tidak terjerat utang berlebih (over-indebtedness).

Jika pada tahun 2025 rasio utang dibanding penghasilan (debt to income ratio) dipatok maksimal 40 persen, maka per tahun 2026 ini aturannya makin galak, yakni maksimal 30 persen saja.

Namun, Agusman mengakui aturan ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Tantangan utamanya adalah validitas data keuangan nasabah di lapangan.

"Implementasi ketentuan pembatasan rasio pinjaman terhadap penghasilan borrower masih menghadapi tantangan, antara lain dalam memastikan ketersediaan dan keandalan data keuangan borrower," jelasnya.

Untuk mensiasatinya, OJK mendesak industri fintech memperkuat teknologi credit scoring. Tujuannya jelas: agar kemampuan bayar nasabah bisa terukur secara akurat dan industri keuangan digital Indonesia tetap sehat tanpa dibayangi kredit macet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia

BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:13 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:53 WIB

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:41 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:36 WIB

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:33 WIB

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB