Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

M Nurhadi

Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
Suasana SPBU di Jalan Jenderal Sudirman Duri yang padat akibat antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar solar. [Suara.com/Panji Ahmad Syuhada]
baca 10 detik
  • Kenaikan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026 memicu kekhawatiran Celios terkait potensi perpindahan konsumsi ke BBM bersubsidi.
  • Pergeseran konsumen sektor industri dan menengah ke atas ke BBM subsidi berisiko menyebabkan defisit stok solar nasional.
  • Celios menyarankan pemerintah memperketat pengawasan distribusi serta memberikan insentif bagi pelaku usaha pengguna BBM nonsubsidi yang terdampak.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang terjadi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia memicu kekhawatiran akan terjadinya ketidakseimbangan distribusi energi di dalam negeri.

Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (Center of Economic and Law Studies — Celios) menekankan pentingnya pemerintah memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna mengantisipasi perpindahan konsumsi secara masif dari sektor industri dan menengah ke atas.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara, menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan langkah yang wajar mengikuti pergerakan pasar dan Indonesian Crude Price (ICP).

Namun, ia menyoroti besarnya selisih harga yang kini tercipta, yang berpotensi memicu kerawanan pada stok BBM penugasan atau subsidi.

Fokus utama kekhawatiran Celios tertuju pada kenaikan harga Pertamina Dex yang sangat tajam. Per 18 April 2026, harga Pertamina Dex melonjak sekitar 60 persen, dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter. 

Bhima menjelaskan bahwa jenis BBM ini bukan hanya dikonsumsi oleh kendaraan pribadi mewah, melainkan menjadi komponen vital dalam operasional mesin industri.

"Pertamina Dex ini juga banyak digunakan oleh mesin-mesin industri, alat berat di sektor pertambangan, hingga sektor perkebunan sawit. Dengan kenaikan yang sangat signifikan ini, ada potensi pergeseran konsumen yang beralih menggunakan solar subsidi karena harganya tetap," ujar Bhima dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Jika migrasi konsumsi ini terjadi, pasokan solar subsidi dikhawatirkan akan mengalami defisit atau kebocoran di lapangan. Bhima menekankan bahwa pengawasan ketat harus difokuskan pada wilayah di luar Pulau Jawa, terutama di kawasan yang menjadi pusat industri ekstraktif seperti pertambangan dan perkebunan, serta pada jalur distribusi logistik.

Pergeseran Konsumsi di Sektor Gasoline

baca juga

Selain di sektor diesel, tekanan harga juga terjadi pada segmen bensin nonsubsidi. Harga Pertamax Turbo di wilayah DKI Jakarta terpantau naik menjadi Rp19.400 per liter, dibandingkan harga awal April yang berada di level Rp13.100 per liter.

Tingginya harga Pertamax Turbo diprediksi akan menurunkan minat beli konsumen secara drastis. Namun, masalah baru muncul ketika para pengguna bensin oktan tinggi tersebut diperkirakan akan turun kelas (downgrade) ke jenis Pertamax.

Selisih harga antara harga pasar (keekonomian) dengan harga jual Pertamax yang masih lebar dinilai akan menambah beban kompensasi yang harus ditanggung negara atau badan usaha.

Bhima menilai tren kenaikan harga BBM seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex saat ini bersifat sementara (temporer).

Hal ini didorong oleh ekspektasi pasar bahwa harga minyak dunia akan melandai seiring menurunnya tensi geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

Meski demikian, untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat produsen, Celios menyarankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada aspek pengawasan, tetapi juga pemberian stimulus.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian insentif bagi pelaku usaha yang tetap berkomitmen membeli BBM nonsubsidi. Ini penting untuk meringankan biaya produksi yang membengkak," lanjut Bhima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:49 WIB

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:02 WIB

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:39 WIB

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

News | Senin, 07 September 2026 | 20:34 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:31 WIB

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Video | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

News | Senin, 07 September 2026 | 20:27 WIB

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:26 WIB

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 20:21 WIB

Sembako Gratis Rp50 Ribu dari BRI untuk Member Indogrosir, Begini Caranya!

Sembako Gratis Rp50 Ribu dari BRI untuk Member Indogrosir, Begini Caranya!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 20:16 WIB

5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau

5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau

Riau | Senin, 07 September 2026 | 20:14 WIB

×