Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Galih Prasetyo

Senin, 07 September 2026 | 20:21 WIB
Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami
Siti Nurhaliza dalam sebuah acara kosmetik di Jakarta, Kamis (8/8/2019). [Yuliani/Suara.com]
baca 10 detik
  • Penyanyi Malaysia Siti Nurhaliza mendoakan keselamatan masyarakat Indonesia dari ancaman erupsi beberapa gunung berapi aktif.
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah penerbangan domestik dan internasional serta menurunkan jumlah kunjungan wisatawan pantai.
  • Petugas PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau berstatus Siaga dan melarang masyarakat mendekati radius tiga kilometer.

Suara.com - Penyanyi asal Malaysia Siti Nurhaliza, turut menyampaikan doa untuk masyarakat Indonesia yang menghadapi ancaman erupsi sejumlah gunung api.

Perhatian Siti tertuju pada aktivitas beberapa gunung api di Indonesia, termasuk Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda.

Melalui unggahan Instagram Story, Siti memohon keselamatan bagi masyarakat Indonesia yang terdampak aktivitas vulkanik tersebut.

"Ya Allah, selamatkan saudara-saudara kami di Indonesia," tulis Siti dalam unggahannya, disertai emoji tangan berdoa.

Siti Nurhaliza juga membagikan daftar sejumlah gunung api yang disebut sedang aktif di Indonesia.

Dalam unggahan yang dibagikannya, Siti Nurhaliza mencantumkan sejumlah gunung api yang tengah mengalami aktivitas.

Erupsi Gunung Anak Krakatau (Dok PVMBG)
Erupsi Gunung Anak Krakatau (Dok PVMBG)

Di antaranya Gunung Anak Krakatau, Gunung Dukono, Gunung Ibu, Gunung Karangetang, dan Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Gunung Dukono dan Gunung Ibu berada di Maluku Utara.

Sementara Gunung Karangetang berada di Sulawesi Utara dan Gunung Lewotobi Laki-Laki berada di Nusa Tenggara Timur.

baca juga

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan berdampak terhadap sejumlah penerbangan domestik dan internasional.

Beberapa rute yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah kota internasional disebut terdampak, termasuk Kuala Lumpur, Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, dan Amsterdam.

Status Anak Krakatau

Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda masih Level III (Siaga) berdasarkan rekomendasi laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

‎Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Pasauran, Deni Mardiono di Pasauran, Anyer, Banten, Senin, mengatakan masyarakat dan pengunjung wisata dilarang mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau, karena masih berbahaya.

‎Petugas hanya merekomendasikan sejauh radius 3 kilometer dari kawasan Gunung Anak Krakatau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga 7 September, Penerbangan di Bandara Soetta Masih Dihentikan

Hingga 7 September, Penerbangan di Bandara Soetta Masih Dihentikan

Video | Senin, 07 September 2026 | 18:49 WIB

Sejumlah Bandara Ditutup, Transportasi ke Bandara Alternatif Disiapkan

Sejumlah Bandara Ditutup, Transportasi ke Bandara Alternatif Disiapkan

Video | Senin, 07 September 2026 | 18:05 WIB

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

News | Senin, 07 September 2026 | 18:33 WIB

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

News | Senin, 07 September 2026 | 17:42 WIB

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Foto | Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×