Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Achmad Fauzi

Senin, 20 April 2026 | 08:38 WIB
Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • Bursa saham Wall Street anjlok pada Minggu malam akibat meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Presiden Donald Trump menyita kapal kargo Iran di Teluk Oman setelah kegagalan perundingan damai di Pakistan.
  • Ketegangan tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia serta mengakhiri tren kenaikan rekor indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street anjlok pada Minggu malam, seiring meningkatnya tensi geopolitik antara AS dan Iran.

Mengutip CNBC, Senin, 20 April 2026, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 452 poin atau 0,9 persen ke level 49.168. Sementara itu, futures S&P 500 melemah 0,8 persen ke level 7.105 dan futures Nasdaq-100 turun 0,6 persen ke level 26.655 .

Tekanan pasar muncul setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa AS telah menembaki dan menyita kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman.

Langkah ini diambil setelah Iran menolak mengikuti putaran lanjutan perundingan damai di Pakistan yang direncanakan oleh AS.

"Kapal Iran tersebut berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS karena riwayat aktivitas ilegal mereka sebelumnya. Kami memiliki kendali penuh atas kapal tersebut, dan sedang memeriksa apa yang ada di dalamnya," kata Trump dalam unggahan di Truth Social.

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Tak hanya itu, Trump juga mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara tersebut tidak menyetujui kesepakatan dengan AS. Situasi ini semakin memperkeruh pasar, mengingat gencatan senjata antara kedua negara dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat.

Di tengah ketegangan tersebut, harga minyak mentah justru melonjak tajam. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 8% ke level 90,54 dolar AS per barel, sementara Brent internasional menguat 6% menjadi 96,50 dolar AS per barel.

Padahal, Wall Street sebelumnya mencatatkan kinerja impresif. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa setelah adanya gencatan senjata antara Iran dan Lebanon.

Namun kondisi berbalik setelah Iran kembali membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz—jalur pelayaran vital dunia—dengan alasan AS tidak memenuhi kewajibannya.

baca juga

Trump pun menegaskan bahwa blokade AS terhadap selat tersebut akan tetap diberlakukan hingga Iran menyetujui tuntutan Washington, terlepas dari klaim Iran yang menyatakan jalur tersebut telah dibuka.

Sepanjang pekan lalu, S&P 500 tercatat naik 4,5 persen, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 7,2 persen. Bahkan, Nasdaq mencatatkan reli 13 hari berturut-turut hingga Jumat, menyamai rekor yang terakhir terjadi pada 1992.

"Setelah Nasdaq menguat selama 13 hari berturut-turut karena harapan akan kesepakatan, kami mengakhiri minggu ini dengan kondisi jenuh beli dalam jangka pendek. Dan sekarang situasi dengan Iran menjadi semakin rumit dan tidak pasti kapan konflik ini akan berakhir dan kapan Selat akan sepenuhnya dibuka kembali tanpa rasa takut akan serangan," kata Peter Boockvar kepada CNBC.

"Satu-satunya pertanyaan terkait perdagangan hari Senin, dengan asumsi berita tidak berubah lagi, adalah seberapa besar penurunan pasar yang akan terjadi?" tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

Terkini

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

4 Jam Tangan Casio Paling Laris yang Stylish, Anti Air, dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:26 WIB

Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR

Rekrutmen hingga Prediksi Karyawan Resign Kini Otomatis Berkat AI HR

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:22 WIB

Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina

Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:20 WIB

Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:10 WIB

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah

Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:07 WIB

PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum

PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal

Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja

Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:56 WIB

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:55 WIB

×