Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Achmad Fauzi

Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB
Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • S&P 500 dan Nasdaq cetak rekor baru, Nasdaq reli 12 hari beruntun
  • Sentimen positif datang dari peluang gencatan senjata dan negosiasi AS-Iran
  • Analis ingatkan potensi volatilitas akibat pertumbuhan ekonomi yang melambat

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street tembus rekor baru pada perdagangan Kamis, 16 April 2026 (Jumat pagi waktu Indonesia). Hal ini didorong optimisme investor terhadap potensi meredanya konflik Iran.

Mengutip CNBC, indeks S&P 500 naik 0,26 persen ke level 7.041, sementara Nasdaq Composite menguat 0,36 persen ke 24.102. Keduanya mencetak rekor intraday sekaligus penutupan tertinggi sepanjang masa.

Khusus Nasdaq, reli kali ini menandai sesi penguatan ke-12 berturut-turut—menjadi rekor kemenangan terpanjang sejak 2009.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turut menguat 115 poin atau 0,24 persen ke posisi 48.578,72.

Jika dilihat secara mingguan, performa Wall Street juga solid. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing melonjak 3,3 persen dan 5,2 persen, sedangkan Dow Jones naik lebih dari 1 persen.

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].

Penguatan pasar dipicu sentimen geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan adanya komunikasi dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Trump menyebut Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari yang akan dimulai pukul 17.00 waktu setempat.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran menegaskan bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon menjadi syarat utama dimulainya kembali negosiasi antara AS dan Iran.

Trump juga mengindikasikan bahwa pembicaraan lanjutan AS-Iran berpotensi digelar pada akhir pekan depan. Bahkan sebelumnya, ia menyebut konflik Iran 'hampir berakhir' dan menilai Teheran ingin segera mencapai kesepakatan.

baca juga

Harapan damai ini menjadi katalis utama penguatan pasar dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, S&P 500 telah berhasil menghapus seluruh kerugiannya sejak awal konflik Iran.

Sehari sebelumnya, S&P 500 juga mencetak tonggak sejarah dengan menembus level 7.000 untuk pertama kalinya, sementara Nasdaq menutup di atas 24.000.

Meski demikian, sejumlah analis mengingatkan potensi volatilitas masih membayangi pasar ke depan.

“Kita harus melewati beberapa kuartal pertumbuhan PDB yang kurang memuaskan,” ujar Kepala Strategi Investasi Sage Advisory, Rob Williams.

Ia menambahkan, meski pasar berharap konflik segera selesai, pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan masih berada di kisaran 2% dan berpotensi turun di bawah level tersebut dalam beberapa kuartal ke depan.

“Saya tidak tahu apakah pasar sudah siap untuk itu,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaytha Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaytha Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×