Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB
Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum
Nilai tukar Rupiah menguat tipis ke level Rp17.143 per dolar AS di Jakarta pada penutupan perdagangan Rabu, 21 April 2026. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup menguat tipis ke level Rp17.143 per dolar AS di Jakarta pada Rabu, 21 April 2026.
  • Penguatan rupiah didorong oleh pelemahan indeks dolar serta langkah pemerintah dalam menaikkan harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
  • Analis memprediksi penguatan nilai tukar rupiah berpotensi berlanjut jika Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (21/4/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.143 per dolar AS, naik 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Senin (20/4/2027) di level Rp17.168.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan mata uang Garuda berhasil memanfaatkan momentum pelemahan indeks dolar serta penurunan harga komoditas energi dunia untuk merangkak naik. Meski demikian ia mengingatkan mengungkapkan penguatan rupiah bersifat sementara dan bisa berlanjut jika Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga.

"Rupiah ditutup menguat walau tidak sebesar di sesi awal. Sentimen yang beragam pada harapan perdamaian di Timur Tengah kembali menekan rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com di Jakarta.

Lebih lanjut Lukman menerangkan rupiah masih didukung langkah pemerintah menaikan harga BBM nonsubsidi. Investor juga mengantisipasi kemungkinan Bank Indonesia akan bersikap "hawkish" dalam Rapat Dewan Gubernur besok.

"Rupiah berpotensi kembali menguat apabila BI menaikkan suku bunga atau paling tidak memberikan sinyal akan kenaikan dalam waktu dekat," jelasnya.

Sementara pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai mengatakan tren positif rupiah bisa bertahan jika pemerintah mampu menjaga ketahanan fiskal dan memperkuat peran APBN sebagai shock absorber dalam melindungi daya beli masyarakat,

"Indonesia akan mengoptimalkan sinergi kebijakan fiskal, moneter, serta memanfaatkan peran Danantara dalam mobilisasi investasi di luar APBN," ujar dia.

Rupiah menguat bersama-sama dengan mata uang lain di kawasan. Dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,29 persen.

Berikutnya ada peso Filipina yang ditutup melesat 0,07 persen, won Korea Selatan yang terkerek 0,05 persen dan yuan China terangkat 0,02 persen. Dolar Hong Kong juga menguat tipis 0,001 persen terhadap the greenback.

baca juga

Di sisi lain rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,67 persen. Diikuti oleh baht Thailand dan dolar Singapura yang sama-sama terkoreksi 0,16 persen, lalu yen Jepang yang turun 0,13 persen dan ringgit Malaysia terlihat melemah tipis 0,02 persen terhadap dolar AS di sore ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Salah Kaprah Budaya Nrimo dan Hilangnya Kesadaran atas Hak Hidup Layak

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Hair Removal Device vs Alat Cukur Elektrik: Mana yang Lebih Worth To Buy untuk Self Treatment?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru

Banten | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

Gus Ipul Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Resmi! Ini Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Resmi! Ini Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Sesuai Aturan Pemerintah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×