Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 0,19 persen ke level Rp17.135 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 21 April 2026.
  • Penguatan dipicu oleh pelemahan indeks dolar serta penurunan harga minyak dunia akibat potensi perdamaian Iran dan Amerika Serikat.
  • Stabilitas domestik melalui kebijakan harga BBM turut mendukung rupiah untuk bertahan di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terpantau bergerak menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini.

Mata uang Garuda berhasil memanfaatkan momentum pelemahan indeks dolar serta penurunan harga komoditas energi dunia untuk merangkak naik.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka, Selasa (21/4/2026) ke level Rp17.135 per dolar AS  Pembukaan ini membuat rupiah menguat 0,19 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Senin (20/4/2027).

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa penguatan rupiah hari ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari kancah global dan stabilitas domestik.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun. Hal ini dipicu oleh optimisme bahwa kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS," kata Lukman saat dihubungi Suara.com.

Kabar mengenai keterbukaan Iran untuk berdialog dengan Amerika Serikat memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan global. 

Ekspektasi akan meredanya ketegangan di Timur Tengah langsung berdampak pada penurunan harga minyak mentah dunia. Penurunan harga minyak ini menjadi katalis positif bagi rupiah, mengingat Indonesia adalah negara pengimpor neto minyak bumi.

Petugas mengangkat nozzle mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo usai melayani pelanggan di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom].
Petugas mengangkat nozzle mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo usai melayani pelanggan di SPBU. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom].

Selain faktor eksternal, Lukman juga mencatat bahwa faktor domestik turut memberikan bantalan bagi nilai tukar. Kebijakan terkait harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai masih memberikan dampak dukungan terhadap stabilitas mata uang.

"Kenaikan harga BBM juga masih berdampak mendukung rupiah saat ini," tambahnya.

baca juga

Mengenai konsistensi penguatan, Lukman memprediksi bahwa posisi rupiah cenderung stabil di zona hijau hingga penutupan pasar sore nanti. Namun, hal ini tetap bergantung pada dinamika berita global yang berkembang sepanjang hari.

"Penguatan ini diperkirakan bisa bertahan hingga sore apabila sentimen tidak berubah drastis," jelasnya.

Untuk pergerakan hari ini, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang harga yang cukup kompetitif. 

"Range (kisaran) rupiah hari ini diperkirakan berada di level Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS," pungkas Lukman.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia berada di level Rp17.176 per dolar AS. Penguatan rupiah ini terjadi oleh beberapa mata uang Asia Lainnya.

Salah satunya, dolar Taiwan menanjak 0,21 persen,ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,06 persen dan peso Filipina terangkat 0,04 persen. Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,01 persen erhadap the greenback di pagi ini.

Sedangkan, baht Thailand dan yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,09 persen

Berikutnya, dolar Singapura yang tergelincir 0,05 persen dan dolar Hong Kong turun 0,03 persen. Lalu ada won Korea Selatan yang menguat tipis 0,02 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100

Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:20 WIB

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:14 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:16 WIB

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Terpuruk! Rupiah Tembus Level Terlemah Sepanjang Sejarah Rp 17.105/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober

Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:22 WIB

4 Acne Spot Sulfur Solusi Buat Jerawat Auto Cepat Kering dan Kontrol Minyak

4 Acne Spot Sulfur Solusi Buat Jerawat Auto Cepat Kering dan Kontrol Minyak

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×