Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB
Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti meminta para pengusaha tidak terpaku pada satu jenis material. (Instagram)
  • Harga bahan baku plastik melonjak 70%, bebani biaya produksi kemasan UMKM secara signifikan.
  • Wamendag Dyah Roro Esti imbau UMKM kreatif cari alternatif bahan pengganti plastik yang mahal.
  • Pemerintah cari sumber pasokan nafta baru dari luar negeri demi stabilkan harga plastik nasional.

Suara.com - Lonjakan harga bahan baku plastik yang mencapai 70 persen kini menjadi momok menakutkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kenaikan ini langsung menghantam biaya produksi, mengingat plastik merupakan komponen vital untuk kemasan dan pembungkus produk.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti meminta para pengusaha tidak terpaku pada satu jenis material. Ia mendorong pelaku usaha untuk lebih kreatif mencari alternatif bahan pembungkus lain guna menekan biaya.

"Tapi selebihnya, tentunya banyak sekali hal-hal alternatif lainnya yang bisa dipergunakan, dan semoga dalam hal ini kita juga bisa kreatif begitu," ujar Roro di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Roro menjelaskan bahwa biang kerok di balik mahalnya harga plastik adalah lonjakan harga bahan baku utamanya, yakni nafta. Saat ini, permintaan global terhadap nafta sedang meningkat drastis, sehingga ketersediaannya menipis dan harganya melambung.

"Salah satu hal yang membuat plastik itu menjadi lebih mahal itu dikarenakan ada bahan yang terkandung di dalamnya, misalnya nafta, yang di mana lebih dibutuhkan," jelasnya.

Pemerintah tidak tinggal diam melihat margin keuntungan UMKM yang kian tergerus. Roro menegaskan pihaknya tengah mengupayakan sinergi lintas kementerian untuk menjaga stabilitas pasokan.

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga sedang berburu sumber pasokan baru (sourcing) dari berbagai wilayah di dunia agar ketergantungan pada satu sumber bisa dihindari.

"Pak Menteri juga sudah memberikan statement, dari wilayah mana saja agar bahan baku nafta tersebut bisa terpenuhi sehingga harga plastik bisa semakin stabil. Mudah-mudahan itu bisa berdampak secara positif," pungkas Roro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?

PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 10:36 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia

Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 10:53 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB