Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB
Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung turut menyoroti insiden mati listrik yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Kamis (23/4/2026). Foto Yaumal-Suara.com
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung ikut terdampak mati lampu Jakarta dan minta investigasi total.
  • Ditjen Gatrik dan PLN telusuri penyebab gangguan; ada peluang ganti alat di gardu induk.
  • Jakarta alami dua kali mati listrik massal selama April 2026 akibat kendala teknis PLN.

Suara.com - Belum kering ingatan warga Jakarta akan pemadaman listrik massal awal April lalu, wilayah Ibu Kota kembali lumpuh akibat insiden serupa pada Kamis (23/4/2026). Tak pandang bulu, pemadaman ini rupanya turut menyasar jajaran elit pemerintahan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, mengaku ikut menjadi korban dari mati lampu yang melanda Jakarta kemarin. Hal ini diungkapkannya saat ditemui awak media di kantornya.

"Saya juga terkena dampak," ujar Yuliot dengan nada santai namun tegas di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Merespons gangguan yang berulang ini, Yuliot bergerak cepat. Ia mengaku telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) untuk melakukan investigasi mendalam bersama PT PLN (Persero).

"Kami sudah mengkoordinasikan tim dari Ditjen Ketenagalistrikan untuk berkomunikasi dengan PLN guna mencari tahu apa penyebab pastinya," tegas Yuliot.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin membiarkan Jakarta terus-menerus dihantui masalah klasik teknis kelistrikan. Ia menekankan bahwa langkah perbaikan harus dilakukan secara instan dan menyeluruh.

Yuliot juga memberikan sinyal kuat akan adanya pembaruan infrastruktur jika ditemukan kerusakan yang fatal. Pergantian alat di titik-titik krusial menjadi opsi yang kini ada di atas meja.

"Dari temuan penyebab itu, akan langsung diselesaikan, termasuk kemungkinan adanya pergantian peralatan di beberapa gardu induk," pungkasnya.

Sebagai informasi, Jakarta lumpuh selama kurang lebih dua setengah jam pada Kamis kemarin, mulai pukul 10.30 hingga 13.00 WIB. PT PLN (Persero) berdalih terdapat kendala teknis pada sistem kelistrikan.

Ironisnya, ini adalah kali kedua Jakarta "gelap total" sepanjang bulan April 2026, setelah insiden serupa terjadi pada 9 April lalu. Hal ini tentu menjadi rapor merah bagi stabilitas energi di pusat ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:53 WIB

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:01 WIB

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:15 WIB

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:58 WIB

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:18 WIB

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Pemerintah Klaim 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Karyawan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:57 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:31 WIB

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:18 WIB

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB