Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

M Nurhadi

Senin, 27 April 2026 | 13:58 WIB
Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Konflik perang antara Amerika Serikat dan Iran menemui jalan buntu setelah upaya perundingan damai mengalami kegagalan total.
  • Presiden Trump menuntut penghentian ambisi nuklir Iran, sementara Teheran mencari dukungan diplomatik ke Rusia pada Senin (27/4/2026).
  • Blokade jalur pelayaran di Teluk menyebabkan kenaikan harga minyak dunia serta memicu pelemahan pada bursa saham Amerika Serikat.

Suara.com - Upaya untuk mengakhiri perang selama dua bulan antara Amerika Serikat dan Iran menemui jalan buntu pada awal pekan ini.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa bola kini berada di tangan Teheran jika ingin merundingkan penghentian konflik, sementara Menteri Luar Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mendarat di Rusia untuk mencari dukungan dari Presiden Vladimir Putin.

Harapan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian meredup pada Sabtu lalu setelah Trump membatalkan kunjungan utusan khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Islamabad.

Di tengah kebuntuan ini, harga minyak dunia merangkak naik dan bursa saham AS melemah pada perdagangan Asia hari Senin (27/4/2026), seiring masih terblokadenya jalur pelayaran vital di Teluk.

Pantauan Redaksi Suara.com pada Senin (27/4/2026) siang, harga minyak mentah WTO bergerak di kisaran US$ 96.27 per barel. Menguat sangat tinggi setelah sempat stabil di angka US$82.

Sementara, harga minyak Brent kembali mencapai level di atas US$ 100, tepatnya US$ 107.63 per barel.

Trump Ngambek Tuntut Iran

Dalam wawancara dengan Fox News pada hari Minggu, Trump menyatakan kesiapannya untuk berdialog, namun dengan syarat yang kaku. Ia menegaskan tidak akan ada pertemuan jika Iran tidak melepaskan ambisi nuklirnya.

"Jika mereka ingin bicara, mereka bisa datang atau menelepon kami. Anda tahu, ada telepon. Kami punya jalur komunikasi yang bagus dan aman," ujar Trump. "Kesepakatannya sangat sederhana: Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir. Jika tidak, tidak ada alasan untuk bertemu."

baca juga

Hal ini cukup kontras dengan AS yang hingga kini masih terus getol mengembangkan senjata nuklir.

Konflik yang dipicu oleh serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu ini telah menewaskan ribuan orang, memicu inflasi global, dan mengganggu pertumbuhan ekonomi dunia.

Manuver Diplomatik Iran ke Moskow

Setelah melakukan pembicaraan maraton melalui mediator di Pakistan dan Oman, Menlu Iran Abbas Araqchi terbang ke Rusia pada Senin pagi.

Duta Besar Iran di Rusia, Kazem Jalali, menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari "jihad diplomatik" untuk menghadapi ancaman eksternal.

Jalali menegaskan bahwa Iran dan Rusia berada dalam "front persatuan" melawan kekuatan totaliter dunia dan dominasi Barat. Posisi Rusia dianggap krusial bagi Teheran yang saat ini tengah menghadapi tekanan militer dan blokade pelabuhan oleh Washington.

Meski secara militer melemah, Iran memiliki daya tawar besar melalui kontrolnya terhadap Selat Hormuz, jalur yang biasanya dilewati seperlima pasokan minyak dunia.

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa Iran sempat menawarkan proposal baru melalui Pakistan untuk membuka kembali selat tersebut dengan syarat negosiasi nuklir ditunda ke tahap berikutnya. Namun, Trump menolak tawaran itu karena dianggap "belum cukup".

Di dalam negeri, Trump mulai menghadapi tekanan dari pemilih seiring turunnya tingkat elektabilitasnya akibat perang yang tidak populer ini.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bahwa Teheran tidak akan mau bernegosiasi di bawah ancaman atau blokade maritim.

Perselisihan antara kedua negara kini meluas melampaui isu nuklir dan Selat Hormuz. AS menuntut penghentian dukungan Iran terhadap kelompok proksi seperti Hizbullah dan Hamas, serta pembatasan rudal balistik.

Sementara itu, Iran menuntut pencabutan sanksi dan penghentian serangan Israel terhadap Hizbullah.

Di Lebanon, situasi tetap memanas meskipun ada upaya gencatan senjata. Serangan Israel dilaporkan menewaskan 14 orang pada hari Minggu, memicu kekhawatiran bahwa konflik ini akan terus meluas sebelum solusi diplomatik yang nyata ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

News | Senin, 27 April 2026 | 12:26 WIB

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×