- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi indeks saham dapat menembus level 28.000 pada tahun 2029 atau 2030 mendatang.
- Prediksi tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa fondasi makro ekonomi yang kuat akan mendorong pertumbuhan indeks secara signifikan di masa depan.
- Meskipun optimis, indeks saham pada perdagangan Senin 27 April 2026 justru terkoreksi sebesar 0,32 persen ke level 7.106,52.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dicemooh gila soal prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bisa tembus 28.000 pada 2029 atau 2030 mendatang.
Menkeu Purbaya mengatakan itu karena ia meyakini fondasi makro ekonomi bakal menentukan nilai IHSG. Ketika ekonomi masuk masa ekspansi, IHSG bisa tumbuh empat hingga lima kali lipat.
"Lets say sekarang 7.000-lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa 4-5 kali. Bisa lah 28.000 ya, paling sial. Mereka bilang itu Purbaya gila," kata Purbaya dalam acara Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026 di Gedung BEI, Senin (27/4/2026).
Bendahara Negara menjelaskan kalau prediksi ini dilihat dari rekam jejak IHSG bertahun-tahun sebelumnya. Di 2002 lalu, indeks saham masih di angka sekitar 200.
Namun pada 2009, IHSG menyentuk angka 2.500 atau meningkat 10 kali lipat. Dari sini Purbaya menyimpulkan kalau IHSG 28.000 bisa tercapai apabila Pemerintah mampu melakukan pertumbuhan ekonomi.
"Jadi itu bukan hal yang tidak mungkin kalau kita kembangkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan itu pasti akan terjadi," jelasnya.
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/01/31668-ihsg.jpg)
Beberapa waktu lalu, Purbaya juga masih optimistis soal target IHSG tembus ke level 10.000 pada akhir tahun, sesuai janjinya saat awal dilantik Menkeu. Ia beralasan kalau fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.
"To the moon tetap 10.000 masih bisa bisa karena memang ekonomi memang baik," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Selasa (17/3/2026).
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir meloyo pada perdagangan, Senin, 27 April 2026. Padahal, indeks sempat bergerak di zona hijau hampir sepanjang sesi.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG terkoreksi 0,32 persen ke level 7.106,52. Pelemahan terjadi menjelang penutupan perdagangan, setelah indeks sempat rebound dari tekanan jual pada akhir pekan sebelumnya.