Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB
Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini
Pengunjung menunjukkan logam mulia Antam yang dibeli di Jakarta, Jumat (27/3/2026). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa].
  • Harga emas batangan PT Antam naik Rp5.000 menjadi Rp2.814.000 per gram pada perdagangan Selasa, 28 April 2026.
  • Kenaikan harga emas terjadi akibat ketidakpastian ekonomi global serta menanti hasil negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Para investor tetap menjadikan emas sebagai aset lindung nilai strategis di tengah risiko utang dan ketidakpastian kebijakan moneter.

Suara.com - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan pada perdagangan Selasa (28/4/2026).

Melansir laman resmi Logammulia.com, harga emas hari ini naik sebesar Rp5.000, dari sebelumnya Rp2.809.000 menjadi Rp2.814.000 per gram.

Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami peningkatan menjadi Rp2.625.000 per gram.

Kenaikan ini merespons pergerakan pasar global yang tengah menantikan kejelasan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan

Berikut adalah daftar harga emas Antam hari ini untuk berbagai ukuran gramasi:

0,5 gram: Rp1.457.000
1 gram: Rp2.814.000
5 gram: Rp13.845.000
10 gram: Rp27.635.000
25 gram: Rp68.962.000
50 gram: Rp137.845.000
100 gram: Rp275.612.000
250 gram: Rp688.765.000
500 gram: Rp1.377.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp2.754.600.000

Di pasar internasional, harga emas spot naik tipis 0,2% ke level US$ 4.693,04 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat ke US$ 4.707,80 per ons.

Pelaku pasar terpantau sangat berhati-hati menunggu hasil pembahasan Presiden AS Donald Trump terkait proposal terbaru Iran guna mengakhiri konflik dua bulan terakhir.

Meskipun saat ini emas terjebak dalam tren sideways akibat kekhawatiran inflasi jangka pendek dan kebijakan suku bunga ketat, optimisme tetap membumbung tinggi.

Lorenzo Portelli, Head of Cross Asset Strategy di Amundi Investment Institute, memprediksi harga emas masih berpotensi menyentuh level US$ 5.000 hingga US$ 5.500 per ons dalam 12 bulan ke depan.

Portelli menilai guncangan energi akibat perang di Iran hanya berdampak sementara terhadap inflasi. Meskipun inflasi tahunan melonjak ke 3,3%, inflasi inti masih terjaga di level 2,6%, yang mengurangi urgensi bank sentral untuk bertindak lebih agresif (hawkish).

Selain itu, beberapa faktor berikut menjadi alasan kuat emas tetap menjadi aset strategis:

  • Permintaan Bank Sentral: Otoritas pasar negara berkembang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa dengan menjauhi dolar AS.
  • Ketahanan Portofolio: Emas dianggap sebagai aset safe-haven paling efektif melawan risiko sistemik, kelemahan mata uang, dan ketidakpastian kebijakan.
  • Masalah Likuiditas: Meningkatnya tingkat utang kedaulatan mendorong investor untuk beralih ke aset keras (hard assets) seperti logam mulia.

Disclaimer: Investasi emas memiliki risiko fluktuasi harga. Seluruh data harga dan kebijakan pajak yang disajikan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti regulasi pemerintah dan kondisi pasar terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB