IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Achmad Fauzi

Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
IHSG bergerak hijau di awal perdagangan Rabu. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat ke level 7.096 pada Rabu, 29 April 2026.
  • Sebanyak 307 saham mencatatkan kenaikan nilai, sementara volume perdagangan mencapai 4,73 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,36 triliun.
  • IHSG diproyeksikan melemah akibat tekanan jual investor asing serta sentimen negatif dari penurunan bursa saham Amerika Serikat dan global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada awal perdagangan, Rabu, 29 April 2026. IHSG masuk ke zona hijau saat pembukaan ke level 7.096.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih terapresiasi naik 0,38 persen ke level 7.099.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,73 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,36 triliun, serta frekuensi sebanyak 168.100 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 307 saham bergerak naik, sedangkan 231 saham mengalami penurunan, dan 421 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
IHSG bergerak hijau di awal perdagangan Rabu. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, KONI, GDST, BAPA, LAPD, ESIP, TOOL, EPIC.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya LMPI, KJEN, LCKM, LUCK, DEFI, NAYZ, BABY SRAJ.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan hari ini, seiring berlanjutnya tekanan jual investor asing serta sentimen negatif dari pasar global.

Mengutip riset Samuel Sekuritas dalam laporan Morning Market Update edisi 29 April 2026, pergerakan IHSG akan dipengaruhi aksi foreign outflow yang masih berlanjut.

baca juga

"Hari ini, kami memperkirakan JCI akan turun akibat tekanan penjualan asing yang terus berlanjut," tulis riset tersebut.

Sentimen negatif ini tak lepas dari kondisi pasar global. Pada perdagangan Selasa (28/4), bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, dengan indeks Dow Jones turun 0,05%, S&P 500 terkoreksi 0,49%, dan Nasdaq anjlok 0,90%.

Pelemahan Wall Street dipicu aksi jual di sektor teknologi, menyusul kekhawatiran terhadap pertumbuhan OpenAI. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sebesar 0,60 basis poin ke level 4,346% turut menekan pasar.

Di sisi lain, Indeks Dolar AS juga menguat 0,15 persen ke posisi 98,64, yang berpotensi menambah tekanan pada pasar emerging markets, termasuk Indonesia.

Dari dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah 0,5 persen ke level 7.072. Sementara itu, ETF Indonesia yang diperdagangkan di AS, EIDO, juga terkoreksi 0,9 persen, mencerminkan sentimen negatif investor global terhadap aset domestik.

Pergerakan komoditas turut menjadi perhatian. Harga minyak Brent melonjak 2,8 persen ke level 111 dolar AS per barel, sementara harga nikel naik 1,8 persen. Di sisi lain, harga emas terkoreksi 1,8 persen.

Adapun aktivitas investor asing pada perdagangan 28 April 2026 mencatatkan aksi beli bersih pada saham INCO, BBNI, dan ELSA. Sebaliknya, aksi jual bersih terjadi pada saham perbankan besar seperti BMRI, BBCA, dan BBRI.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen domestik, termasuk rencana rights issue ENRG, dinamika sektor minyak dan gas menyusul keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC, serta kerja sama pengembangan infrastruktur bioetanol oleh Pertamina.

Dengan kombinasi tekanan global dan aksi jual asing, IHSG berpotensi bergerak dalam tren melemah dalam jangka pendek, sambil menunggu sentimen baru yang dapat menopang pergerakan pasar.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

Terkini

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

×