Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB
Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
Wall Street meloyo karena harga minyak dunia kembali melonjak. [Unsplash]
  • Wall Street melemah pada Selasa, 28 April 2026, akibat sentimen negatif kinerja OpenAI dan lonjakan harga minyak.
  • Saham sektor semikonduktor tertekan setelah OpenAI melaporkan pertumbuhan pendapatan dan jumlah pengguna yang berada di bawah target internal perusahaan.
  • Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kenaikan harga minyak dunia serta meningkatkan kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (28/4/2026) atau Rabu Pagi waktu Indonesia. Pelemahan ini terseret sentimen negatif dari laporan kinerja OpenAI serta lonjakan harga minyak global.

Mengutip CNBC, indeks S&P 500 turun 0,49 persen ke level 7.138,80. Sementara itu, Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi juga ikut terkoreksi.

Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average melemah 0,9 persen dan berakhir di posisi 24.663,80. Meski demikian, penurunan indeks saham unggulan ini sempat tertahan oleh lonjakan hampir 4 persen saham Coca-Cola setelah mencatatkan pendapatan di atas ekspektasi pasar.

Sentimen negatif datang dari laporan Wall Street Journal yang menyebut OpenAI mengalami pertumbuhan pendapatan dan pengguna baru yang berada di bawah target internal.

ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
Wall Street meloyo karena harga minyak dunia kembali melonjak. [Unsplash]

Bahkan, CFO OpenAI, Sarah Friar, dikabarkan menyampaikan kekhawatiran bahwa perusahaan berpotensi kesulitan memenuhi kontrak komputasi di masa depan jika pertumbuhan pendapatan tidak cukup cepat.

Kabar tersebut langsung menekan saham sektor semikonduktor. VanEck Semiconductor ETF tercatat turun sekitar 3 persen. Saham Nvidia melemah lebih dari 1 persen, sementara Broadcom anjlok lebih dari 4 pers.

Selain itu, Advanced Micro Devices turun lebih dari 3 persen dan Oracle terkoreksi sekitar 4 persen.

“Hanya ada aksi ambil untung sebagai bentuk kehati-hatian menjelang apa yang akan mereka dengar besok dari laporan pendapatan” dari sebagian besar perusahaan Magnificent Seven, kata Stephen Kolano, CIO dari Integrated Partners.

Pelaku pasar saat ini juga menanti rilis laporan keuangan dari raksasa teknologi. Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft dijadwalkan merilis kinerja pada Rabu, sementara Apple akan menyusul pada Kamis.

Padahal, sehari sebelumnya, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite sempat mencetak rekor tertinggi. Namun, sentimen pasar berubah seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Upaya perdamaian antara AS dan Iran dilaporkan menemui jalan buntu. Presiden Donald Trump bahkan membatalkan rencana pengiriman utusan khusus AS, termasuk Steve Witkoff dan Jared Kushner, untuk membahas gencatan senjata.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan belum ada pertemuan yang direncanakan antara Teheran dan Washington.

Meski demikian, ada secercah kabar positif setelah sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut bahwa AS telah membahas tawaran Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz jika konflik berakhir dan blokade dicabut.

Di tengah tensi geopolitik tersebut, harga minyak dunia kembali melonjak. Kontrak berjangka West Texas Intermediate naik lebih dari 3 persen ke level 99,93 dolar AS per barel, sementara Brent crude oil menguat 2,8 persen menjadi 111,26 dolar AS per barel.

Kenaikan harga energi ini turut menambah tekanan bagi pasar saham, memperkuat kekhawatiran investor terhadap inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

Terkini

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Kemenhub Gali Pelanggaran Green SM, Berpotensi Dapat Sanksi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:50 WIB

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:34 WIB

OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya

OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:28 WIB

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 06:58 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB