BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB
BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen
Peruri bersama 14 BUMN lainnya terjun langsung ke jantung Papua melalui Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kepulauan Raja Ampat. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • Peruri & 14 BUMN kolaborasi TJSL di Raja Ampat untuk konservasi dan pemberdayaan 3T.
  • Ekonomi warga Kampung Mutus naik 87,5% berkat pendampingan BUMDes dan pelatihan selam.
  • Ratusan rumah di Papua kini akses listrik dan internet lewat sinergi berkelanjutan BUMN.

Suara.com - Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memerangi ketimpangan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) kembali dibuktikan. Kali ini, Peruri bersama 14 BUMN lainnya terjun langsung ke jantung Papua melalui Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kepulauan Raja Ampat.

Berlangsung pada 22–24 April 2026, aksi korporasi ini menyasar Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun. Tak sekadar memberi bantuan, kolaborasi ini mengintegrasikan penguatan ekosistem lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah langkah nyata perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang. "Kami meyakini bahwa TJSL tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan nilai melalui pemberdayaan sosial dan pelestarian ekosistem," ujarnya dalam keterangan resmi.

Di Kampung Mutus, langkah konservasi dilakukan secara masif dengan penanaman 2.000 bibit mangrove dan rehabilitasi terumbu karang seluas 225 meter persegi. Menariknya, program ini sukses memacu urat nadi ekonomi warga. Melalui pendampingan BUMDes, pendapatan anggota dilaporkan melonjak hingga 87,5 persen berkat penguatan kapasitas pengelolaan.

Tak hanya lingkungan, aspek infrastruktur dasar turut menjadi sorotan. Sebanyak 119 rumah di Kampung Mutus kini terang benderang berkat akses listrik yang menjangkau 500 penerima manfaat. Di sektor pendidikan, renovasi sekolah dan penyediaan akses internet di SD YPK Effata serta SMPN 11 Raja Ampat menjadi prioritas demi memutus rantai keterisolasian digital.

Sementara itu, di Kampung Manyaifun, fokus diarahkan pada layanan sosial. Akses listrik diberikan kepada 59 rumah, lengkap dengan renovasi fasilitas ibadah dan sekolah guna mendukung aktivitas spiritual dan intelektual 150 warga setempat.

Direktur TJSL Badan Pengelola Investasi BUMN, Edi Eko Cahyono, menyebut sinergi lintas sektoral ini adalah strategi jitu agar dampak program lebih terukur. "Kolaborasi ini kami dorong untuk menghadirkan program yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Monitoring akan terus diperkuat agar dampak ekonominya benar-benar nyata," tegas Edi.

Selain Peruri, deretan raksasa BUMN seperti Pelindo, BRI, PLN, hingga Garuda Indonesia turut andil dalam konsorsium kebaikan ini. Melalui model kolaborasi ini, diharapkan kesejahteraan di wilayah 3T tidak lagi sekadar wacana, melainkan keberlanjutan yang dapat direplikasi di seluruh pelosok negeri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

×