Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Liberty Jemadu

Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
Harga BBM Pertamina, termasuk harga Pertamax, pada 1 Mei 2026 terpantau tetap stabil tanpa ada perubahan harga baru dari perusahaan. [Antara]
baca 10 detik
  • Harga BBM Pertamina pada 1 Mei 2026 terpantau tetap stabil tanpa ada perubahan harga baru dari perusahaan.
  • Pertamina sebelumnya menaikkan harga BBM nonsubsidi pada 18 April 2026 akibat lonjakan harga minyak dunia global.
  • Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi guna menjaga stabilitas ekonomi dan beban APBN di tengah krisis.

Suara.com - Harga BBM Pertamina pada Jumat 1 Mei 2026 pagi belum berubah. Hal ini unik karena Pertamina biasanya mengumumkan pembaruan harga BBM pada tanggal 1 setiap bulannya.

Kebiasaan itu mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Tapi sebelumnya pada April kemarin Pertamina juga memperbarui harga BBM nonsubsidi pada 18 April, di luar kebiasaan. Naiknya harga tersebut dipicu oleh naiknya harga minyak dunia akibat krisis di Timur Tengah yang tak berkesudahan.

Berikut rincian harga BBM per 18 April 2026.

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.400 per liter (Naik)
  • Dexlite: Rp23.600 per liter (Naik)
  • Pertamina Dex: Rp23.900 per liter (Naik)
  • Solar Subsidi: Rp6.800

Di tengah kenaikan beberapa produk bensin nonsubsidi tersebut, pemerintah dan Pertamina masih mempertahankan harga BBM subsidi. Harga Pertalite (RON 90) dipastikan tidak mengalami perubahan dan tetap di angka Rp10.000 per liter.

Begitu pula dengan Biosolar (Solar Subsidi) yang masih dipatok seharga Rp6.800 per liter.

Untuk jenis Pertamax (RON 92), Pertamina memilih untuk tidak melakukan perubahan harga pada periode ini, yakni tetap di angka Rp12.300 per liter.

Hal yang sama berlaku untuk Pertamax Green 95 yang tetap dibanderol Rp12.900 per liter guna terus mendorong penggunaan bahan bakar ramah lingkungan.

Harga Pertamax Sudah Saatnya Naik

baca juga

Di tengah krisis energi ini, Direktur Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Media Wahyudi Askar menilai menaikkan harga BBM nonsubsidi termasuk Pertamax sudah tepat. Alasannya untuk menjaga ruang fiskal di tengah tingginya harga minyak dunia.

“Menaikkan harga BBM nonsubsidi secara prinsip tepat. Alasannya, pertama tekanan APBN kita lumayan besar dan harga minyak global masih sangat tinggi,” ujar Media pekan ini.

Menurut dia, harga minyak global masih sangat tinggi sehingga bila BBM nonsubsidi tidak disesuaikan akan semakin menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta kinerja badan usaha, baik milik negara maupun swasta.

“Jadi beban fiskal negara meningkat karena subsidi dan kompensasi energi,” kata Media.

Media meyakini dengan menaikkan BBM nonsubsidi, ruang fiskal dapat terjaga karena mengurangi kebutuhan subsidi. Ia menyebut selama ini harga BBM nonsubsidi memang mengikuti perkembangan harga pasar.

Apabila harga di pasar global naik, harga jualnya juga akan naik. Jika tidak, hal tersebut akan membuat Pertamina merugi.

Meski begitu, Media menyebut opsi menaikkan harga Pertamax 92 tetap memiliki risiko. Selama ini konsumen Pertamax 92 digolongkan sebagai masyarakat kelas menengah ke atas.

Media khawatir kenaikan ini akan menimbulkan pergeseran, dari yang selama ini mengonsumsi Pertamax 92 beralih ke Pertalite.

“Ada kendaraan tertentu yang kemudian akhirnya berpindah dari Pertamax ke Pertalite. Jadi konsumsi Pertalite menjadi lebih banyak dan ini malah membebani APBN juga. Hal ini harus diantisipasi,” ujar dia.

Media juga menyoroti subsidi yang tidak tepat sasaran yang kemudian berimplikasi pada tekanan besar terhadap APBN.

Menurut dia, sudah saatnya penyaluran BBM bersubsidi berbasis data, bukan lagi berbasis barang sehingga BBM bersubsidi tidak lagi dinikmati oleh masyarakat mampu. Solusi lain adalah dengan membenahi transportasi publik.

“Transportasi publik seperti kereta, bus, serta tata kota yang baik perlu didukung dengan standar efisiensi dan kenyamanan yang lebih baik. Dengan demikian, penggunaan kendaraan pribadi dapat ditekan,” katanya.

Secara keseluruhan, agar pola ini tidak terus berulang, Media berharap pemerintah mencari solusi jangka panjang agar ketahanan energi nasional tidak lagi bergantung pada impor.

Ia mendorong penguatan produksi dalam negeri dan efisiensi kilang yang ada. Selain itu, Media juga menilai perlunya percepatan transisi energi ke energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:54 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×