Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk [CASH]
baca 10 detik
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk mencatat penurunan pendapatan dan lonjakan rugi bersih sebesar Rp67,74 miliar selama tahun buku 2025.
  • Perseroan berencana melakukan aksi korporasi rights issue senilai Rp237 miliar untuk melunasi utang serta memperkuat modal kerja operasional.
  • Strategi perusahaan kini difokuskan pada optimalisasi kualitas merchant dan perbaikan struktur permodalan untuk mengatasi tekanan likuiditas jangka pendek.

Suara.com - Emiten teknologi pembayaran, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), terus meningkatkam performa keuangan sepanjang tahun buku 2025.

Pasalnya, perusahaan telah mengalami penurunan pendapatan sebesar 20,35 persen atau setara Rp110,18 miliar secara tahunan (YoY).

Menanggapi situasi ini, manajemen Cashlez menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode yang sangat menantang bagi industri pembayaran digital, terutama dalam menyeimbangkan volume transaksi dengan monetisasi.

“Kami menyadari tantangan ini dan saat ini kami sedang melakukan penyesuaian strategi dengan fokus pada kualitas merchant dan optimalisasi utilisasi, bukan hanya ekspansi kuantitatif,” ujar manajemen Cashlez dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026)

Sebagai langkah penyelamatan dan penguatan fundamental, Perseroan berencanamelaksanakan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue Cashlez.

Perusahaan akan menerbitkan hingga 996,67 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp238 per saham, sehingga total potensi dana yang dihimpun mencapai Rp237 miliar.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Adapun penggunaan dana hasil aksi korporasi ini akan difokuskan untuk memperbaiki struktur permodalan CASH melalui pelunasan utang sebesar 45,44 persen.

Selain itu, sebesar 42,17 persen dialokasikan untuk modal kerja operasional dan sisanya 12,39 persen untuk belanja modal.

"Langkah strategis ini diharapkan dapat menurunkan tekanan likuiditas jangka pendek dan memberikan fleksibilitas bagi PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk dalam menjalankan transformasi bisnis ke depan," tulisnya.

baca juga

Di tengah tekanan pendapatan, kinerja keuangan Cashlez sebenarnya mencatatkan kenaikan Gross Transaction Value (GTV) sebesar 77,8 persen secara tahunan.

Namun hal ini belum mampu membendung pembengkakan rugi bersih. Pada tahun 2025, rugi bersih saham CASH melonjak hingga 94,64 persen menjadi Rp67,74 miliar, yang merupakan level kerugian tertinggi sejak perusahaan melakukan penawaran umum perdana.

Peningkatan kerugian ini dipicu oleh beban penurunan nilai piutang yang signifikan serta kenaikan beban keuangan dan pajak tangguhan.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada struktur permodalan perseroan. Rasio utang terhadap ekuitas atau Debt-to-Equity Ratio (DER) CASH melesat tajam dari 0,93 kali pada akhir 2024 menjadi 3,38 kali per 31 Desember 2025.

Liabilitas perseroan tercatat melonjak 86,31 persen menjadi Rp209,60 miliar. Sedangkan, ekuitas menyusut 48,8 persen menjadi Rp62,04 miliar.

Berdasarkan laporan kinerja terbaru, pendapatan emiten CASH tertekan akibat anjloknya segmen penjualan perangkat sebesar 26,35 persen menjadi Rp77,02 miliar, yang mencerminkan penurunan daya beli merchant serta adanya penyesuaian model bisnis perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:32 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:23 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×