Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:24 WIB
Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026
PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). (Dok: COIN)

Suara.com - Kinerja keuangan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) terdampak oleh kondisi pasar aset kripto yang dipenuhi tekanan pada kuartal I-2026. Kombinasi dari koreksi harga aset kripto, kapitalisasi pasar yang menyusut, serta penurunan volume transaksi menjadi penyebab di balik tertekannya industri aset kripto.

Mengawali tahun ini, mayoritas aset kripto mengalami koreksi yang cukup tajam. Kondisi tersebut menggerus kapitalisasi pasar aset kripto global sebesar 45% dari US$4,4 triliun menjadi US$2,4 triliun per 31 Maret 2026, yang imbasnya turut membuat volume transaksi turun hingga 39,1% menjadi US$2,7 triliun sepanjang kuartal I-2026.

Tren serupa juga terjadi di pasar aset kripto domestik. Volume transaksi mengalami penurunan 31% secara year-on-year menjadi Rp75,8 triliun sepanjang periode Januari hingga Maret 2026. Akibatnya, total pendapatan Perseroan turut mengalami kontraksi sebesar 18% dari Rp50,63 miliar di kuartal I-2025 menjadi Rp41,49 miliar pada kuartal I-2026.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Ade Wahyu, menjelaskan bahwa penurunan kinerja Perseroan tidak terlepas dari dinamika pasar aset kripto sepanjang kuartal I-2026. Bahkan, tekanan tersebut turut berimbas pada EBITDA dan laba bersih Perseroan menjadi negatif.

“Salah satu yang memicu kondisi tersebut adalah perilaku risk off konsumen akibat makroekonomi global yang tidak stabil karena ketegangan geopolitik dan pengetatan likuiditas. Dengan turunnya nilai transaksi aset kripto, akhirnya berimbas negatif terhadap kinerja fundamental Perseroan,” jelas Ade di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Walaupun demikian, Ade berpandangan bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus pasar yang bersifat sementara. Mengingat masih adanya segmen derivatif yang mampu menopang kinerja Perusahaan di tengah pasar aset kripto yang dinamis.

Tercatat, sepanjang kuartal I-2026, pendapatan COIN dari segmen perdagangan derivatif berhasil melonjak 125% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp11,4 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,1 miliar. Pertumbuhan impresif ini membuat segmen derivatif berkontribusi hingga 27,6% terhadap keseluruhan total pendapatan Perseroan, sekaligus memposisikannya sebagai kunci penting penopang pertumbuhan pendapatan di masa depan.

Dengan karakteristik two-way opportunities, Ade menyebut konsumen dapat memanfaatkan produk derivatif kripto sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah koreksi harga. Dari segi potensi, rasio pasar derivatif kripto di Indonesia baru 0,13 kali dari pasar spot, jauh di bawah dari rasio global yang mencapai 5 kali lipat dari pasar spot, sehingga ruang pertumbuhan Perseroan masih sangat terbuka.

"Melesatnya segmen derivatif di kuartal I-2026 adalah bukti nyata penerimaan pasar terhadap inovasi Bursa Kripto CFX. Dengan ruang pertumbuhan yang masih sangat luas dibandingkan pasar global, derivatif siap menjadi pilar kekuatan COIN untuk menjaga stabilitas dan memacu kinerja ke depan," tutup Ade.

baca juga

Sebagai informasi, COIN merupakan perusahaan holding yang menaungi dua anak usahanya, yaitu PT Central Finansial X (CFX) selaku Bursa Aset Kripto pertama di Indonesia, dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) selaku lembaga penyimpanan aset kripto. Kedua anak usaha COIN tersebut telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:20 WIB

Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?

Harga Bitcoin Justru Melonjak di Tengah Perang, Kok Bisa?

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:34 WIB

Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi

Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 11:36 WIB

Punya 9,8 Juta Pengguna, Indodax Perkuat Literasi Kripto di Indonesia

Punya 9,8 Juta Pengguna, Indodax Perkuat Literasi Kripto di Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:31 WIB

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB