BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:12 WIB
BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menegaskan perannya sebagai pelopor transformasi perbankan syariah nasional dengan meraih sertifikasi internasional ISO 56001:2024 Innovation Management System (IMS). (Dok: BSI)

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menegaskan perannya sebagai pelopor transformasi perbankan syariah nasional dengan meraih sertifikasi internasional ISO 56001:2024 Innovation Management System (IMS). Pencapaian strategis ini menjadikan BSI sebagai perusahaan sekaligus bank pertama di Indonesia yang secara resmi mengantongi sertifikasi ISO 56001:2024, standar global terbaru untuk sistem manajemen inovasi.

ISO 56001:2024 merupakan standar internasional yang ditetapkan oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk memastikan sebuah organisasi mampu mengelola inovasi secara sistematis, terintegrasi, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Standar ini menekankan penguatan kepemimpinan, tata kelola, budaya organisasi, serta kesinambungan proses inovasi sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan.

Sertifikasi ini diraih setelah BSI merampungkan proses audit eksternal yang komprehensif oleh TÜV NORD Indonesia pada Maret 2026. Pencapaian tersebut bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan wujud nyata komitmen BSI dalam menginternalisasi inovasi sebagai kapabilitas strategis perusahaan. Di tengah era pemanfaatan data, digitalisasi layanan, dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat di industri perbankan, BSI memastikan bahwa inovasi tidak hanya berfokus pada kecepatan dan efisiensi, tetapi juga dikelola melalui kerangka tata kelola yang kuat, terukur, dan akuntabel guna menjamin keamanan serta kenyamanan nasabah.

Penerapan Innovation Management System berbasis ISO 56001:2024 memungkinkan BSI membangun pengelolaan inovasi secara end-to-end, mulai dari penyelarasan dengan strategi perusahaan, pengelolaan portofolio inovasi, pengembangan ide dan solusi, hingga pengukuran kinerja serta realisasi nilai. Pendekatan yang terstruktur ini menjadi kunci untuk memastikan setiap inovasi produk maupun proses bisnis senantiasa relevan dengan kebutuhan lebih dari 23 juta nasabah BSI, sekaligus tetap selaras dengan prinsip kehati-hatian dan nilai-nilai syariah.

Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya menyampaikan, pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjadikan inovasi sebagai kapabilitas inti yang dikelola secara terarah dan bertanggung jawab.

"ISO 56001:2024 menjadi fondasi penting bagi BSI dalam memastikan bahwa inovasi dikembangkan secara sistematis, selaras dengan strategi perusahaan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Bagi kami, inovasi adalah bagian dari amanah untuk terus memberikan layanan terbaik dan membangun kepercayaan nasabah," tegas Arief.

Direktur PT TÜV NORD Indonesia, Gde Bayu Wicaksana saat penyerahan sertifikat ISO 56001:2024 kepada BSI menegaskan makna strategis pencapaian tersebut.

"BSI secara resmi menjadi perusahaan dan bank pertama di Indonesia yang menerapkan dan tersertifikasi ISO 56001:2024 Innovation Management System. Hal ini menunjukkan bahwa BSI telah memiliki kerangka manajemen inovasi yang matang, terstruktur, dan terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan, sejalan dengan praktik terbaik internasional," ujar Gde Bayu.

Sebagai first mover dalam penerapan standar manajemen inovasi global di industri perbankan nasional, pencapaian ini semakin memperkuat kredibilitas BSI di mata nasabah, regulator, investor, serta mitra strategis di tingkat domestik maupun internasional. Dengan fondasi sistem manajemen inovasi yang telah terstandardisasi secara global, BSI optimistis dapat terus memperluas jangkauan layanan, menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan untuk masa depan, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan seiring dengan penguatan kepercayaan publik.***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:46 WIB

Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah

Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:32 WIB

Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!

Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!

News | Senin, 20 April 2026 | 13:01 WIB

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Sport | Jum'at, 18 September 2026 | 21:27 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 21:21 WIB

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

×