Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Irwan Febri

Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
Senyum para petugas TPS Desa Tamanmartani usai melakukan pemilahan sampah, Jumat (24/4/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • BUMDes Tamanmartani, Sleman mengelola layanan angkutan sampah bagi 1.400 pelanggan sejak tahun 2020 hingga mencakup wilayah sekitar.
  • Penerapan sistem pembayaran QRIS BRI dan agen BRILink mempermudah transaksi rutin bagi seluruh pelanggan unit usaha tersebut.
  • Pengelolaan sampah yang efisien berhasil menjadi penyumbang pendapatan asli desa dengan perkiraan mencapai Rp90 juta per bulan.

Jadi Salah Satu Sumber Pendapatan Desa

Kalurahan Tamanmartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Dok. Kalurahan Tamanmartani)
Kalurahan Tamanmartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Dok. Kalurahan Tamanmartani)

Unit bisnis pengelolaan sampah ini pun menjadi salah satu penyumbang terbesar PAD (Pendapatan Asli Daerah) Desa Tamanmartani.

Setelah maju sebagai Desa BRILian pada 2023, pengelolaan sampah di Desa Tamanmartani tetap konsisten sampai sekarang. Bahkan terus bertambah cakupan layanannya.

Diperkirakan pendapatan setiap bulannya unit bisnis pengolaan sampah ini adalah sekitar Rp90 juta. Tentu angka yang terbilang besar untuk membantu menopang kebutuhan desa.

"Pelanggan sampah ya sudah sekitar 1.400 pelanggan. Rata-rata yang 1.000 itu tarif 25 ribuan. Itu kebijakan Pak Lurah itu, supaya tidak terlalu membebani warga," kata Yani.

"Jadi, yang jadi pelanggan dari awal di angka Rp25 ribu. Yang baru-baru sudah disesuaikan. Kalau tidak begitu, tidak jalan. Yang baru-baru ini sudah Rp40 ribu. Ada Rp50 ribu warung, Rp100 ribu lain-lain. Itu diperbolehkan Pak Lurah kalau yang di luar Desa Tamanmartani," imbuh pria asal Sleman itu.

Pada akhirnya, pengelolaan sampah di Desa Tamanmartani bukan sekadar soal kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana desa mampu beradaptasi dengan zaman.

Dari sampah yang sering dianggap tak bernilai, lahir sistem yang tertata, modern, dan memberi manfaat ekonomi secara nyata.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta

Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta

Video | Sabtu, 25 April 2026 | 14:59 WIB

Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol

Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol

Video | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 19:33 WIB

Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah

Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 18:33 WIB

Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta

Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 18:05 WIB

Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija

Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×