Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500

Dicky Prastya

Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB
Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (12/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan Bank Indonesia berwenang mengendalikan pelemahan nilai tukar Rupiah yang mencapai Rp17.501 per dolar AS.
  • Pemerintah akan mengintervensi pasar obligasi melalui Bond Stabilization Fund mulai Rabu, 13 Mei 2026 untuk memperkuat Rupiah.
  • Pemerintah memastikan kondisi APBN masih relatif aman meskipun nilai tukar saat ini melampaui asumsi awal dalam anggaran.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal nilai tukar Rupiah yang kini tembus Rp 17.500 per 1 Dolar AS. Ia mengaku kalau ini adalah wewenang Bank Indonesia selaku otoritas moneter.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah ke level Rp17.501 per dolar AS, merosot 87 poin atau 0,50 persen dari penutupan sebelumnya. Namun Menkeu Purbaya yakin kalau pihak BI bisa mengendalikan nilai tukar Rupiah dengan baik.

"Anda mesti tanya bank sentral, jangan tanya saya. Tugas bank sentral hanya satu kan, menjaga stabilitas nilai tukar, dan kita serahkan itu ke ahlinya di sana, bank sentral. Saya pikir mereka akan bisa mengendalikan dengan baik," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Kendati begitu, Purbaya bakal turun tangan untuk membantu memperkuat Rupiah dengan masuk pasar obligasi lewat bond stabilization fund (BSF) atau Dana Stabilitasi Obligasi. Rencananya hal itu akan dilakukan besok.

"Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market. Itu yang Bond Stabilization Fund kan," lanjutnya.

Bendahara Negara mengakui kalau Kemenkeu tidak akan mengaktifkan semua dana untuk menstabilkan Rupiah.

Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)

Lebih lanjut Purbaya juga menyebut kalau nilai tukar Rupiah ini tidak terlalu berpengaruh pada alokasi subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Meskipun nilai Rupiah sekarang sudah jauh dari asumsi Rp 16.500 per Dolar AS.

"Pada waktu kita hitung itu, kita asumsinya sudah di atas asumsi APBN Rupiahnya. Jadi enggak serendah mungkin tapi di atas itu enggak jauh sama sekarang. Jadi APBN-nya masih relatif aman," paparnya.

Purbaya kembali menegaskan bakal membantu BI untuk memperkuat nilai tukar Rupiah. Dia mengklaim saat ini Pemerintah memiliki anggaran yang cukup untuk dialokasikan ke pasar obligasi demi memperkecil yield atau imbal hasil.

baca juga

"Kita masih banyak uang nganggur. Kita intervensi bond market supaya yield-nya enggak naik terlalu tinggi. Kalau yield-nya naik terlalu tinggi artinya apa? Asing yang pegang bond di sini kan ada capital loss. Dia akan keluar. Jadi kita kendalikan itu supaya asingnya enggak keluar, atau masuk malah kalau yield-nya membaik. Sehingga Rupiah akan menguat," jelasnya.

Sekadar informasi, Dana Stabilisasi Obligasi atau Bond Stabilization Fund adalah dana cadangan khusus yang disiapkan Pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar Surat Berharga Negara (SBN) saat terjadi tekanan masif, seperti pelarian modal asing (capital outflow) yang berisiko memicu krisis.

Sebelumnya Menkeu Purbaya menerangkan kalau saat ini dana tersebut berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Pemerintah yang juga akan dikoordinasikan dengan Bank Indonesia.Tak cuma itu, dia juga melibatkan special mission vehicle (SMV) atau lembaga di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Nanti kerjanya juga pasti koordinasi dengan barang sentral. Tapi dananya ada. Kalau fund betulan kan desain lamanya itu ada beberapa lembaga yang terlibat, antara lain (Kementerian) Keuangan dan seluruh SMV yang di bawah Keuangan. Itu bisa ikut membantu ketika kita melakukan stabilisasi harga bond. Itu jadi bukan SAL saja," katanya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), dikutip Jumat (8/5/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman

Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman

Video | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:02 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:59 WIB

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:43 WIB

Purbaya Serang Balik Ekonom: Jelek Ribut, Tinggi Ribut Juga, Maunya Apa?

Purbaya Serang Balik Ekonom: Jelek Ribut, Tinggi Ribut Juga, Maunya Apa?

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:29 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Peserta Tax Amnesty Aman dari Pemeriksaan Ulang, Ini Aturannya

Menkeu Purbaya Jamin Peserta Tax Amnesty Aman dari Pemeriksaan Ulang, Ini Aturannya

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Air Bersih, Warga Kepulauan Seribu Juga Keluhkan Sinyal dan Listrik

Bukan Cuma Air Bersih, Warga Kepulauan Seribu Juga Keluhkan Sinyal dan Listrik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:57 WIB

Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi

Hadiah Natal dengan Pengorbanan Manis Nan Ironis dalam The Gift of the Magi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:54 WIB

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 15:52 WIB

Temuan 'Kamar Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Menkum Supratman Diserbu Kritik dan Caci Maki

Temuan 'Kamar Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Menkum Supratman Diserbu Kritik dan Caci Maki

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:52 WIB

Swag Abis! Allday Project Unjuk Sisi Autentik di Lagu Baru, Do It Like This

Swag Abis! Allday Project Unjuk Sisi Autentik di Lagu Baru, Do It Like This

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:50 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tarik Rp85 Juta Tiap Gerai Indomaret

Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tarik Rp85 Juta Tiap Gerai Indomaret

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 15:47 WIB

Rapat Bisnis di Jakarta Bikin Lelah? Saatnya Pakai Fitur Pick Up Now dari TRACtoGo

Rapat Bisnis di Jakarta Bikin Lelah? Saatnya Pakai Fitur Pick Up Now dari TRACtoGo

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:46 WIB

Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 15:45 WIB

Kenapa Pakai Moisturizer Malah Muncul Komedo Putih dan Jerawat Kecil? Ini 7 Penyebabnya

Kenapa Pakai Moisturizer Malah Muncul Komedo Putih dan Jerawat Kecil? Ini 7 Penyebabnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:38 WIB

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini, Mees Hilgers Comeback ke Lapangan Setelah 16 Bulan

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini, Mees Hilgers Comeback ke Lapangan Setelah 16 Bulan

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 15:38 WIB

×