Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 17 April 2026 | 16:35 WIB
Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air
Ilustrasi.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mulai memetik buah manis dari langkah transformasi bisnis yang dijalankan sejak pertengahan tahun lalu. Foto ist.
  • Transformasi Berhasil: Strategi pasar mikro & efisiensi dorong pemulihan kinerja SIG sejak semester II-2025.
  • Lampaui Pasar: Volume semen kantong SIG tumbuh 5,7% di Q4-2025, jauh di atas rata-rata industri.
  • Tren Positif 2026: Penjualan domestik awal 2026 naik 9,7%, perkuat optimisme pertumbuhan SMGR.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mulai memetik buah manis dari langkah transformasi bisnis yang dijalankan sejak pertengahan tahun lalu. Meski industri semen nasional sempat dibayangi kontraksi, emiten semen pelat merah ini berhasil membalikkan keadaan lewat penguatan pangsa pasar dan efisiensi.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan bahwa keputusan manajemen untuk melakukan transformasi pada paruh kedua 2025 menjadi kunci utama perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar. Fokus utama perusahaan terletak pada tiga pilar strategis: pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan.

"Kinerja perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025," ujar Indrieffouny dalam SIG FY25 Audited Results Call di Jakarta.

Tahun 2025 sejatinya bukan tahun yang mudah bagi industri semen. Permintaan domestik tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hal ini sempat menekan volume penjualan domestik SIG. Namun, SMGR terbukti mampu pulih lebih cepat.

Sepanjang tahun 2025, SIG membukukan volume penjualan total sebanyak 37,93 juta ton. Menariknya, pada kuartal IV-2025, perusahaan berhasil mencatatkan volume 10,47 juta ton atau tumbuh 1,1% yoy. Capaian ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan di pasar-pasar utama yang memiliki margin tinggi.

Salah satu performa yang mencolok adalah penjualan semen kantong (ritel) SIG yang melesat 5,7% yoy pada kuartal IV-2025. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan pasar semen kantong nasional yang hanya sebesar 2% yoy.

Di tengah lesunya pasar lokal, ekspor menjadi penyelamat volume penjualan. SIG mencatatkan kenaikan volume ekspor yang signifikan sebesar 14,9% yoy menjadi 6,4 juta ton.

Optimisme berlanjut di awal tahun 2026. Pada dua bulan pertama (Januari-Februari) 2026, SIG berhasil mencetak kenaikan penjualan domestik sebesar 9,7%, dengan segmen semen kantong tumbuh impresif 14,6%.

"Kami yakin SIG berada pada jalur yang tepat. Kami berkomitmen melanjutkan transformasi secara disiplin untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan," tutup Indrieffouny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:32 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

FTSE Tendang 8 Saham IHSG dari Indeks Global Equity, Ada DSSA, NCKL Hingga GOTO

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:12 WIB

Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?

Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:11 WIB

Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!

Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:04 WIB

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:44 WIB

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB