Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 17 April 2026 | 16:35 WIB
Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air
Ilustrasi.PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mulai memetik buah manis dari langkah transformasi bisnis yang dijalankan sejak pertengahan tahun lalu. Foto ist.
baca 10 detik
  • Transformasi Berhasil: Strategi pasar mikro & efisiensi dorong pemulihan kinerja SIG sejak semester II-2025.
  • Lampaui Pasar: Volume semen kantong SIG tumbuh 5,7% di Q4-2025, jauh di atas rata-rata industri.
  • Tren Positif 2026: Penjualan domestik awal 2026 naik 9,7%, perkuat optimisme pertumbuhan SMGR.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG mulai memetik buah manis dari langkah transformasi bisnis yang dijalankan sejak pertengahan tahun lalu. Meski industri semen nasional sempat dibayangi kontraksi, emiten semen pelat merah ini berhasil membalikkan keadaan lewat penguatan pangsa pasar dan efisiensi.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan bahwa keputusan manajemen untuk melakukan transformasi pada paruh kedua 2025 menjadi kunci utama perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar. Fokus utama perusahaan terletak pada tiga pilar strategis: pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan.

"Kinerja perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025," ujar Indrieffouny dalam SIG FY25 Audited Results Call di Jakarta.

Tahun 2025 sejatinya bukan tahun yang mudah bagi industri semen. Permintaan domestik tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hal ini sempat menekan volume penjualan domestik SIG. Namun, SMGR terbukti mampu pulih lebih cepat.

Sepanjang tahun 2025, SIG membukukan volume penjualan total sebanyak 37,93 juta ton. Menariknya, pada kuartal IV-2025, perusahaan berhasil mencatatkan volume 10,47 juta ton atau tumbuh 1,1% yoy. Capaian ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan di pasar-pasar utama yang memiliki margin tinggi.

Salah satu performa yang mencolok adalah penjualan semen kantong (ritel) SIG yang melesat 5,7% yoy pada kuartal IV-2025. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan pasar semen kantong nasional yang hanya sebesar 2% yoy.

Di tengah lesunya pasar lokal, ekspor menjadi penyelamat volume penjualan. SIG mencatatkan kenaikan volume ekspor yang signifikan sebesar 14,9% yoy menjadi 6,4 juta ton.

Optimisme berlanjut di awal tahun 2026. Pada dua bulan pertama (Januari-Februari) 2026, SIG berhasil mencetak kenaikan penjualan domestik sebesar 9,7%, dengan segmen semen kantong tumbuh impresif 14,6%.

"Kami yakin SIG berada pada jalur yang tepat. Kami berkomitmen melanjutkan transformasi secara disiplin untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan," tutup Indrieffouny.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:32 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Membaca Fenomena Sosial dalam Buku Kumpulan Esai Sastra Harmonium

Membaca Fenomena Sosial dalam Buku Kumpulan Esai Sastra Harmonium

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Penundaan Proyek Migas Bisa Gerus Penerimaan Negara, Dukungan Pemda Disorot

Penundaan Proyek Migas Bisa Gerus Penerimaan Negara, Dukungan Pemda Disorot

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Kronologis 320 Mahasiswa Meninggal Dapat Dana KIP Rp 2,7 Miliar

Kronologis 320 Mahasiswa Meninggal Dapat Dana KIP Rp 2,7 Miliar

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Komunikasi Pemerintah Prabowo Kena Kritik: Menteri Kerap Blunder, Narasi Tak Sinkron!

Komunikasi Pemerintah Prabowo Kena Kritik: Menteri Kerap Blunder, Narasi Tak Sinkron!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×