Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Dythia Novianty

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
Ilustrasi pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pelemahan rupiah hingga menembus Rp17.529 per dolar AS pada pertengahan Mei 2026 meningkatkan beban biaya impor energi nasional.
  • Ketergantungan impor minyak di atas 50 persen menyebabkan beban keuangan negara dan badan usaha membengkak akibat kurs.
  • Kenaikan harga minyak dunia dan rupiah memicu penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh badan usaha mengikuti mekanisme pasar domestik.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai bakal memberi tekanan besar terhadap harga bahan baku impor hingga harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia. 

Kondisi ini terjadi di tengah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah.

Pakar ekonomi dan bisnis Universitas Hasanuddin, Prof. Hamid Paddu, mengatakan melemahnya kurs rupiah akan langsung memengaruhi biaya impor, terutama untuk kebutuhan energi dan bahan baku industri yang dibeli menggunakan dolar AS.

“Impor tentu dibeli dengan nilai mata uang valuta asing, dalam hal ini dolar AS. Makanya, nilai tukar sangat mempengaruhi harga BBM,” ujar Hamid dalam keterangannya Sabtu (16/5/2026).

Pada pertengahan Mei 2026, rupiah terus tertekan hingga menembus level psikologis Rp17.500 per dolar AS. 

Bahkan, pada penutupan perdagangan Kamis, 14 Mei 2026, kurs rupiah berada di level Rp17.529 per dolar AS.

Menurut Hamid, tekanan terhadap harga energi semakin berat karena Indonesia masih berstatus sebagai net importir minyak sejak 2004.

Kebutuhan konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik hanya sekitar 650 ribu barel per hari. Artinya, lebih dari 50 persen kebutuhan minyak nasional masih harus dipenuhi melalui impor.

Selain faktor kurs, lonjakan harga minyak dunia juga memperbesar tekanan terhadap biaya impor energi. 

baca juga

Hamid menilai kondisi saat ini sudah jauh melampaui asumsi dasar yang digunakan pemerintah dalam APBN 2026.

“Nilai tukar sekarang sudah di atas asumsi APBN 2026 sebesar Rp16.500 per dolar AS. Harga minyak dunia juga sudah sekitar 105 dolar AS per barel, jauh di atas asumsi APBN yang hanya 70 dolar AS per barel,” katanya.

Ia menegaskan bahwa beban impor energi kini meningkat dua kali lipat, yakni akibat kenaikan harga minyak global dan pelemahan rupiah secara bersamaan.

“Berarti untuk impor, beban energi minyak sudah kena dua kali. Pertama kena dari harga minyak dunia kemudian dari kurs,” ujar Hamid.

Dengan kondisi tersebut, Hamid menilai sangat wajar jika badan usaha, termasuk Pertamina, pada akhirnya kembali menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar.

“Itu otomatis, karena ini kan market. Sejak lima tahun lalu, badan usaha swasta dan Pertamina selalu menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan harga pasar. Jadi begitu bahan bakunya naik, dia harus menaikkan BBM,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:05 WIB

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×