Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:05 WIB
Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik
Harga Elektronik seperti AC dan TV mulai naik karena pelemahan rupiah. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Pelemahan rupiah hingga Rp 17.500 per dolar AS memicu kenaikan harga perangkat elektronik di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
  • Harga televisi dan pendingin ruangan melonjak sebesar dua hingga lima persen akibat tingginya biaya impor komponen global.
  • Kenaikan harga mendadak dari distributor menyebabkan penurunan minat beli masyarakat yang terkejut dengan perubahan nilai jual tersebut.

Suara.com - Pelemahan rupiah yang menyentuh level Rp 17.500 per dolar AS langsung berdampak pada harga-harga elektronik. Pedagang mengaku harga sejumlah barang seperti TV dan AC naik mendadak.

Pedagang elektronik di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Agung mengaku kenaikan harga sudah terjadi pada berbagai merek, terutama untuk produk TV dan AC yang dinilai paling cepat terdampak.

"Sudah ada. Dari 2 persen sampai 5 persen lah," kata Agung saat ditemui Suara.com, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, lonjakan harga terjadi hampir merata dan tidak hanya menimpa merek tertentu. "Paling signifikan TV sama AC," ujarnya.

Harga Elektronik seperti AC dan TV mulai melonjak setelah pelemahan rupiah. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Harga Elektronik seperti AC dan TV mulai melonjak setelah pelemahan rupiah. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Agung menyebut kenaikan harga datang mendadak dari distributor tanpa banyak pemberitahuan sebelumnya, sehingga pedagang ritel langsung menyesuaikan harga jual ke konsumen. "Ya, mendadak saja sih. Nggak dikasih tahu jadi ya dijual apa adanya," katanya.

Kondisi ini terjadi di tengah pelemahan rupiah yang menekan biaya impor barang jadi maupun komponen elektronik, mengingat sebagian besar produk elektronik masih bergantung pada bahan baku, suku cadang, atau distribusi global berbasis dolar AS.

Dampaknya, bukan hanya harga naik, tetapi juga minat beli masyarakat mulai tertekan. "Pengaruh juga sih. Lebih sedikit yang beli," ucap Agung.

Menurut Agung, banyak pelanggan yang datang dengan ekspektasi harga lama, lalu terkejut saat mengetahui ada kenaikan.

"Karena kemarin murah kan. Pas sekarang naik ya kan kaget orang," jelasnya.

baca juga

Tak hanya produk impor, ia juga menyebut barang elektronik yang dianggap lokal tetap ikut terdampak karena rantai pasok dan komponen masih berkaitan dengan kurs dolar.

"Kalau yang lokal ikut naik juga. Sama," ujar dia.

Meski begitu, Agung menilai harga elektronik masih bisa turun jika nilai tukar membaik, walau penurunannya biasanya tidak terjadi drastis.

"Ada (kemungkinan harga turun jika rupiah menguat), tapi turunnya dia enggak langsung drastis gitu. Bertahap," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Lelang Serentak Kejagung Digelar, Ada HP Rp 3.000 hingga Tanah Rp 9,1 Miliar

Lelang Serentak Kejagung Digelar, Ada HP Rp 3.000 hingga Tanah Rp 9,1 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Kejagung Gelar Lelang Terbesar, Potensi Aset Kembali Capai Rp289 Miliar

Kejagung Gelar Lelang Terbesar, Potensi Aset Kembali Capai Rp289 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Cushion Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 9 Rekomendasi Terbaik yang Bisa Kamu Coba

Cushion Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 9 Rekomendasi Terbaik yang Bisa Kamu Coba

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Gak Perlu Mahal! 5 Rekomendasi Smartwatch Berkualitas dan Ramah di Kantong

Gak Perlu Mahal! 5 Rekomendasi Smartwatch Berkualitas dan Ramah di Kantong

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar

Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

×