Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
Ilustrasi. Suasana bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (7/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Throughput IPC TPK hingga April 2026 tembus 1.159.575 TEUs, naik 6,7% yoy.
  • Kinerja April 2026 melonjak 26,78%, dipimpin Tanjung Priok Area 2 sebesar 36,7%
  • IPC TPK perkuat efisiensi logistik di tengah ketidakpastian rantai pasok global.

Suara.com - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) sukses membuka Triwulan II/2026 dengan torehan raport hijau. Anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas ini mencatat peningkatan kinerja operasional yang signifikan. Realisasi arus bongkar muat (throughput) kontainer perusahaan hingga April 2026 sukses menembus angka 1.159.575 TEUs.

Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 6,7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencatatkan volume sebesar 1.086.766 TEUs. Kenaikan performa operasional ini menjadi angin segar bagi industri logistik tanah air.

Melejitnya volume throughput IPC TPK ini rupanya sejalan dengan tren pertumbuhan roda perdagangan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia pada periode Januari–Maret 2026 melonjak tumbuh 10,05 persen secara tahunan (year-on-year). Kinerja impor yang kuat ini ditopang pula oleh neraca perdagangan nasional yang masih kokoh mencetak surplus sebesar US$ 5,55 miliat.

Namun, capaian ini diraih bukan tanpa tantangan. Saat ini dinamika rantai pasok global masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian. Eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah memicu membengkaknya biaya logistik dan memaksa sejumlah rute maritim internasional melakukan penyesuaian jalur pelayaran. Meski diterpa sentimen global tersebut, IPC TPK terbukti tetap mampu menjaga keandalan layanan dan efisiensi di lapangan.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, menegaskan bahwa optimalisasi layanan menjadi harga mati untuk menjaga kestabilan ini.

“Optimalisasi dan efisiensi layanan terus kami pertahankan guna mendukung kelancaran arus barang serta menjaga daya saing logistik nasional,” ujar Daniel.

Jika dibedah secara year-on-year, lonjakan performa pada bulan April 2026 terlihat sangat mencolok. Kinerja operasi dalam satu bulan tersebut menyentuh angka 308.810 TEUs, melesat tajam 26,78 persen dibanding capaian April 2025 yang berada di angka 243.579 TEUs.

Pelabuhan Tanjung Priok kembali menahbiskan diri sebagai Motor Penggerak Utama. Peningkatan tertinggi tercatat di IPC TPK Area Tanjung Priok 2 yang meroket hingga 36,7 persen, disusul oleh Area Tanjung Priok 1 yang tumbuh mantap 24,3 persen. Lonjakan kuantitas ini dipicu oleh banjirnya layanan tambahan (ad hoc) serta peningkatan volume dari sejumlah maskapai pelayaran (shipping line).

Tak mau kalah, performa luar Jakarta juga ikut bergeliat. IPC TPK Area Palembang membukukan pertumbuhan sebesar 18,7 persen berkat tingginya aktivitas ekspor-impor komoditas andalan lokal, seperti karet (rubber), produk kayu (wood product), kelapa, hingga metal box.

baca juga

Guna menjaga stabilitas pertumbuhan ini, IPC TPK terus melakukan ekspansi taktik operasional di berbagai pelabuhan daerah. Di Sumatera Barat, IPC TPK Teluk Bayur berkolaborasi dengan PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur untuk melakukan optimalisasi dermaga dan alat bongkar muat demi mempercepat arus logistik.

Sementara itu di Jambi, bisnis ekspor kayu manis ikut digenjot melalui Pelabuhan Talang Duku. Langkah ini difokuskan penuh untuk mendukung kelancaran arus ekspor komoditas unggulan lokal agar mampu memperluas cengkeraman pasar internasional.

Daniel menutup dengan optimisme bahwa kesiapan infrastruktur akan terus ditingkatkan demi menghadapi dinamika rantai pasok global. “Kami terus memperkuat kesiapan infrastruktur dan standardisasi layanan di seluruh terminal agar tetap mampu menjaga kelancaran arus barang,” tutupnya.

Sebagai informasi, PT IPC Terminal Petikemas saat ini mengoperasikan 6 area kerja strategis di Indonesia, meliputi Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Pontianak (Kalimantan Barat), Pelabuhan Panjang (Lampung), Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Teluk Bayur (Padang), dan Pelabuhan Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:12 WIB

Terkini

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

×