Adapun ruas jalan yang terdampak meliputi Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Timur sisi Barat, Jalan M.H. Thamrin sisi Timur, Simpang Jalan Kebon Sirih–Jalan Thamrin sisi Timur, Simpang Jalan Wahid Hasyim–Jalan Thamrin sisi Timur, Jalan M.H. Thamrin sisi Timur atau Bundaran HI sisi Timur, Simpang Jalan Agus Salim–Jalan Imam Bonjol, Simpang Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol, Jalan HOS Cokroaminoto, Simpang Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan DR Kusuma Atmaja, Simpang Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan Cianjur, Simpang Jalan HOS Cokroaminoto–Jalan Sumenep, Simpang Jalan Gembira–Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan H.R. Rasuna Said sisi Timur, Jalan H.R. Rasuna Said sisi Barat, Jalan Underpass Mampang Kuningan, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Senopati, Jalan Pattimura, Jalan Underpass Pattimura, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Sultan Iskandarsyah Raya, Jalan Prapanca Raya, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Semanggi, Jalan Terowongan Semanggi sisi Timur, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda sisi Selatan, hingga Jalan Gelora Bung Karno (GBK).
Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan berbagai rute alternatif bagi masyarakat yang terdampak pengaturan lalu lintas, termasuk akses menuju Harmoni, Menteng, Kampung Melayu, Blok M, Pancoran, Manggarai, hingga kawasan Tanah Abang.
Selain pengaturan lalu lintas, operasional Transjakarta juga akan mengalami penyesuaian. Pada Sabtu, 13 Juni 2026 mulai pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB sebanyak 22 rute layanan Transjakarta akan mengalami modifikasi operasional. Sedangkan pada Minggu, 14 Juni 2026 mulai pukul 05.00 WIB hingga 11.00 WIB sebanyak 44 rute layanan Transjakarta akan mengalami penyesuaian operasional.
Beberapa rute Transjakarta yang terdampak antara lain koridor Ragunan–Balai Kota via Kuningan, Pasar Minggu–Tanah Abang, Kalideres–Senayan Bank Jakarta, Pinang Ranti–Pluit, Blok M–Kota, Cililitan–Grogol, hingga layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Meski demikian, layanan MRT Jakarta, dan Commuter Line tetap beroperasi normal dan diimbau menjadi moda transportasi utama bagi peserta maupun masyarakat selama BTN JAKIM 2026 berlangsung.
Untuk mendukung mobilitas peserta dan masyarakat, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar kawasan Monas dan Gelora Bung Karno (GBK), antara lain Parkir Pelataran IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Menara Danareksa, Gedung Indosat, Istora, Elevated Parking sisi Selatan dan Utara, Aquatic Stadium, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Al-Bina, hingga Lapangan Softball.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan dalam keterangan resminya turut mengimbau peserta BTN Jakarta International Marathon 2026 untuk menggunakan layanan transportasi umum seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan Commuter Line selama kegiatan berlangsung. Masyarakat juga diimbau menyesuaikan mobilitas perjalanan, menghindari ruas jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama.
BTN mengimbau seluruh peserta BTN JAKIM 2026 untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Race Director BTN JAKIM 2026,Satrio Guardian mengatakan, pengaturan dan sterilisasi area race menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026.

“Sterilisasi area race dilakukan demi mendukung keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 sebagai event berskala internasional. Untuk mempermudah mobilitas selama penyesuaian lalu lintas berlangsung, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps guna mendapatkan rute alternatif,” ujar Satrio Guardian.
Untuk informasi lebih lanjut terkait rekayasa lalu lintas, penyesuaian transportasi umum, dan informasi teknis BTN JAKIM 2026, masyarakat dapat mengakses akun media sosial resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, akun media sosial resmi BTN JAKIM, serta website resmi BTN JAKIM di www.jakim.id.
“Kesuksesan BTN JAKIM selama ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Jakarta yang sangat luar biasa. Kami kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan BTN JAKIM 2026 sebagai event internasional yang membawa nama baik Jakarta dan Indonesia di mata dunia,” tutup Ramon.***