Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Mei 2026 | 12:16 WIB
5 Jenis KPR untuk Solusi Cicilan Nasabah dan Dampaknya Jika BI Naikkan Suku Bunga
Ilustrasi KPR
baca 10 detik
  • BI-Rate resmi naik menjadi 5,25 persen mulai bulan ini.
  • Kenaikan BI-Rate berdampak langsung pada jenis KPR bunga mengambang.
  • Nasabah perlu memahami karakteristik jenis KPR untuk mengantisipasi lonjakan cicilan.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen mulai bulan ini.

Kenaikan suku bunga ini tentu saja menjadi sinyal waspada bagi nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bukan rahasia lagi, kenaikan BI-Rate biasanya akan diikuti oleh kenaikan bunga pinjaman perbankan.

Situasi ini bisa jadi pembelajaran semua orang sebelum mengambil KPR, supaya tidak terkejut dengan biaya cicilan bulanan yang mendadak tinggi akibat kenaikan suku bunga.

Karena itu dilansir dari laman Bank Sinarmas, Anda perlu mengenali jenis-jenis KPR dan sejauh mana dampak kenaikan BI Rate terhadap cicilan KPR Anda kedepannya.

Macam-Macam Tipe Pembayaran Rumah (freepik)
Macam-Macam Tipe Pembayaran Rumah (freepik)

1. KPR Bunga Tetap (Fixed Rate)

Bagi Anda yang mengambil skema Fixed Rate, kenaikan BI Rate saat ini tidak akan berpengaruh sama sekali.

Suku bunga ini dikunci pada angka tertentu selama periode yang disepakati, biasanya 1 hingga 5 tahun pertama.

Karena itu, cicilan KPR Anda dipastikan tetap stabil meskipun suku bunga pasar sedang naik.

baca juga

Namun ketika masa fixed berakhir, Anda harus siap mental karena biasanya bunga akan langsung loncat ke sistem floating.

2. KPR Bunga Mengambang (Floating Rate)

KPR Bunga Mengambang adalah jenis KPR yang paling sensitif terhadap kebijakan Bank Indonesia.

Suku bunga floating bersifat dinamis dan mengikuti fluktuasi pasar.

Jika BI Rate naik menjadi 5,25 persen, maka bunga KPR Anda kemungkinan besar akan ikut merangkak naik dalam 3 hingga 6 bulan ke depan.

Sebaliknya, kalau ekonomi stabil dan BI menurunkan suku bunga, cicilan Anda juga bisa ikut turun.

3. KPR Bunga Capped

KPR jenis ini mirip dengan floating, tapi lebih aman.

Bunga boleh naik mengikuti pasar, tapi ada batas maksimal (plafon) yang sudah disepakati.

Jika BI Rate naik gila-gilaan hingga bunga pasar mencapai 13 persen, sementara batas cap kamu di angka 11 persen, maka bank hanya boleh menagih bunga maksimal 11 persen.

Anda tetap terlindungi dari lonjakan ekstrem akibat suku bunga.

4. KPR Bunga Fix Berjenjang (Step Up Fixed Rate)

KPR jenis ini cocok buat pasangan muda atau first-jobber.

Skema ini menawarkan bunga tetap yang naik secara bertahap dalam periode tertentu. Misalnya, 2 tahun pertama 4 persen, lalu 3 tahun berikutnya 6 persen.

KPR jenis ini tidak langsung terdampak BI Rate dalam jangka pendek, karena kenaikannya sudah dijadwalkan sejak awal kontrak.

Namun, setelah masa berjenjang habis, biasanya akan beralih ke bunga floating.

5. KPR Kombinasi (Hybrid Rate)

KPR Kombinasi adalah jenis yang paling banyak ditawarkan bank.

Anda akan menikmati bunga tetap (fixed) di beberapa tahun pertama, lalu otomatis beralih ke bunga mengambang (floating) hingga masa tenor berakhir.

Saat BI menaikkan suku bunga, dampak yang akan Anda terima ergantung posisi cicilan sekarang.

Jika Anda masih dalam masa fixed, Anda aman dari kenaikan suku bunga. Kalau sudah masuk masa floating, siap-siap cicilan bulanan berubah.

Bunga Efektif vs Bunga Flat

Selain jenis bunganya, Anda juga harus paham cara bank menghitung sisa utang:

Bunga Efektif: Paling adil, karena bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang makin lama makin kecil. Cocok untuk jangka panjang.

Bunga Flat: Hitungannya simpel karena cicilan tetap sama terus, tapi biasanya total bunga yang dibayar jadi lebih besar karena tidak melihat sisa pokok yang sudah berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Bedak Mengandung Vitamin C, Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Seketika

3 Rekomendasi Bedak Mengandung Vitamin C, Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Seketika

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:11 WIB

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:36 WIB

7 Rekomendasi Bedak dengan Efek Blurring untuk Tutup Pori-Pori Besar, Wajah Mulus seperti Filter!

7 Rekomendasi Bedak dengan Efek Blurring untuk Tutup Pori-Pori Besar, Wajah Mulus seperti Filter!

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:05 WIB

Tips Memilih Lipstik Merah, Ini 5 Rekomendasi Anti Luntur meski Dibawa Makan dan Minum

Tips Memilih Lipstik Merah, Ini 5 Rekomendasi Anti Luntur meski Dibawa Makan dan Minum

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×