- CIO Danantara, Pandu Sjahrir, memastikan jajaran direksi PT Danantara Sumberdaya Indonesia akan diisi oleh para profesional bertaraf global.
- DSI merekrut tenaga ahli asing berpengalaman dalam perdagangan komoditas serta pembiayaan untuk memperkuat operasional perusahaan di tingkat internasional.
- Selain talenta asing, perusahaan juga berencana melibatkan profesional dari BUMN dalam negeri guna mendorong transfer pengetahuan dan pengembangan SDM.
Suara.com - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, memastikan banyak sosok profesional yang akan mengisi jajaran direksi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Ia menyebut, Danantara akan kembali membawa orang asing yang ahli dalam perdagangan komoditas sebagai direksi DSI.
Sebelumnya, dalam data perusahaan, DSI memiliki satu direksi orang asing yang telah berpengalaman di PT Vale Indonesia Tbk yaitu Luke Thomas Mahony.
"Jadi dari sisi sumber daya manusia, recruitment kami juga global. Bukan hanya di Indonesia, semuanya global," ujar Pandu saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
![BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/88767-danantara.jpg)
Ia menjelaskan, DSI butuh sosok orang yang bepengalaman dalam perdagangan SDA mulai dari Batu Bara, Kelapa Sawit Mentah, dan Paduan logam.
Apalagi, bilang Pandu, trader-trader di yang tersedia tidak banyak. Seperti di sektor batu bara yang hanya memiliki 3.000 trader,
Maka dari itu, Danantara harus cepat membajak para ahli trader masuk ke dalam DSI.
"Sama juga dengan CPO, sebagian besar juga banyak di dalam dan juga di luar negeri. Kita harus recruit global talent," kata dia.
Pandu menuturkan, tak hanya trader, DSI juga merekrut sosok yang ahli dalam pembiayaan perdagangan komoditas. Ia mengakui, ahli ini memang kebanyakan berasal dari luar negeri.
"Untuk trade financing specifically, most of the talent tuh tidak banyak di Indonesia, banyakan di luar negeri. Ini juga kita harus bisa recruit to transfer knowledge of doing financing yang menyangkut komoditas," bebernya.
Akan tetapi, tambah Pandu, tidak menutup kemungkinan, Danantara akan menempatkan profesional dalam negeri untuk mengisi jajaran direksi DSI.
"Tentu nanti akan ada juga dari BUMN yang akan kita coba recruit, juga human capital yang sudah ada itu untuk bisa belajar bareng," imbuhnya.