Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Kebijakan Presiden Prabowo tahan harga BBM subsidi sukses dongkrak Indeks Kepercayaan Industri.
  • Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Mei 2026 melesat ke 53,56 berkat inflasi yang terkendali.
  • Daya beli domestik jadi kunci, karena 80% produk manufaktur RI diserap pasar dalam negeri.

Suara.com - Keputusan berani Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengotak-atik harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi berbuah manis bagi roda perekonomian nasional. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, kebijakan ini sukses mendongkrak rasa percaya diri para pelaku industri manufaktur di tanah air sepanjang Mei 2026.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengungkapkan, langkah taktis pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi terbukti ampuh menjinakkan laju inflasi. Efeknya, kantong dan daya beli masyarakat tidak tertekan di tengah ketidakpastian global.

Optimisme ini bukan isapan jempol belaka. Sinyal positif tersebut langsung tercermin dari lonjakan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Mei 2026 yang melesat ke angka 53,56. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan dengan rapor bulan sebelumnya yang tertahan di level 51,75.

"IKI yang naik signifikan ini, menurut Kemenperin, merupakan ungkapan optimisme pelaku industri atas keputusan Bapak Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM subsidi," ujar Febri dalam konferensi pers IKI Mei 2026 di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Febri menjelaskan, keputusan menahan harga BBM penugasan ini memberikan efek domino yang sangat positif bagi sektor raksasa manufaktur. Ketika inflasi berhasil diredam, gairah konsumsi masyarakat otomatis ikut terpompa.

"Kebijakan tidak menaikkan harga BBM subsidi tersebut membuat inflasi tetap terkendali, sehingga daya beli masyarakat, terutama daya beli atas produk manufaktur, meningkat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Kemenperin mengingatkan bahwa pasar domestik masih menjadi urat nadi dan tameng utama bagi industri kelangsungan nasional. Pasalnya, mayoritas hasil bumi dari pabrik-pabrik di Indonesia memang ditargetkan untuk mengenyangkan perut pasar lokal, bukan pasar internasional.

"Kita tahu bahwa 80 persen output manufaktur untuk memasok kebutuhan dalam negeri dan sisanya 20 persen ekspor," pungkas Febri.

Dengan ketergantungan yang sangat tinggi pada konsumsi lokal, menjaga stabilitas daya beli masyarakat bawah dan menengah pun menjadi harga mati agar industri dalam negeri tetap bisa bernapas lega dan terus ekspansif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!

19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB