Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:20 WIB
Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI
Ilustrasi. Secara mengejutkan, nilai tukar rupiah babak belur dihajar oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Foto ist.
baca 10 detik
  • Rupiah keok, dolar Singapura sempat tembus rekor Rp14.000 pada perdagangan Jumat (29/5).
  • Sempat melemah, rupiah berhasil pangkas koreksi ke level Rp13.982 per SGD pada pagi ini.
  • Tak cuma SGD, rupiah juga loyo dihajar dolar AS yang meroket hingga ke level Rp17.864.

Suara.com - Kabar buruk bagi stabilitas ekonomi tanah air. Mata uang Garuda tampaknya sedang tidak baik-baik saja hari ini. Secara mengejutkan, nilai tukar rupiah babak belur dihajar oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) pada perdagangan Jumat (29/5/2026).

Tak tanggung-tanggung, mata uang Negeri Singa tersebut sempat melesat dan menyentuh level psikologis baru yang bikin jantungan: Rp14.000 per 1 SGD!

Berdasarkan data Tradingview, setelah sempat bikin panik di level Rp14.000, kurs rupiah perlahan mencoba bangkit. Pada pukul 10.10 WIB, rupiah berhasil memangkas sedikit koreksinya dan bertengger di level Rp13.982.

Sepanjang hari ini, pergerakan dolar Singapura diprediksi masih akan sangat liar di rentang Rp13.932 hingga Rp14.001. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, mata uang Singapura ini tercatat sudah terbang tinggi alias menguat sebesar 7,34%.

Penderitaan rupiah belum berakhir di situ. Bak jatuh tertimpa tangga, mata uang kebanggaan kita juga keok di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).

Data Bloomberg mencatat, Greenback sukses menguat 0,11% ke level Rp17.864 pada pukul 09.55 WIB. Padahal, saat pasar baru dibuka pagi ini, rupiah sempat menunjukkan taringnya dengan menekan dolar AS ke level Rp17.836,5—lebih perkasa dibanding penutupan Kamis (28/5) yang berada di level Rp17.845.

Namun sayang, penguatan itu hanya fatamorgana. Rupiah langsung loyo dan pasrah melemah hingga 6,93% sepanjang tahun 2026 berjalan. Hari ini, dolar AS diproyeksikan bakal terus mengacak-ngacak rupiah pada rentang pergerakan Rp17.813 hingga Rp17.837.

Apakah rupiah mampu bangkit dari keterpurukan ini, atau justru makin tenggelam? Kita pantau terus pergerakannya hari ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:12 WIB

Waspada Skimpflation: Strategi Senyap Industri Digital saat Rupiah Anjlok

Waspada Skimpflation: Strategi Senyap Industri Digital saat Rupiah Anjlok

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:30 WIB

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

Pemerintah Finalisasi Pendidikan Gratis PAUD hingga Kuliah, Kriteria Penerima Belum Jelas

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?

Sumsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:19 WIB

×