Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

M Nurhadi

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB
Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
  • Pemerintah Iran sedang mengkaji usulan kesepakatan damai dengan Amerika Serikat namun belum memberikan tanggapan resmi kepada Washington.
  • Ketidakpastian politik di Timur Tengah pascaoperasi militer menyebabkan harga minyak mentah dunia tertahan di angka yang tinggi.
  • Teheran menuntut penghentian operasi militer di seluruh front pertempuran sebagai syarat utama untuk mewujudkan perdamaian regional permanen.

Suara.com - Pemerintah Iran dilaporkan masih melakukan pengkajian mendalam terhadap teks final dari usulan kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS).

Hingga saat ini, pihak Teheran ditegaskan belum mengirimkan formal tanggapan apa pun ke Washington. Laporan tersebut divalidasi oleh kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, berdasarkan informasi dari sumber internal yang sangat memahami jalannya diplomasi tersebut.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa Iran tidak ingin terjebak dalam retorika politik dan berkomitmen penuh untuk mengamankan keuntungan yang bersifat "nyata dan konkret" sebelum menandatangani dokumen perdamaian.

"Sejarah ketidakpatuhan Amerika Serikat dan ketidakpercayaan yang telah berlangsung lama membuat Teheran memandang persoalan ini dengan sangat hati-hati," urai sumber tersebut mengenai sikap skeptis pertahanan Iran, dikutip via Anadolu.

Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Lambatnya progres pemulihan stabilitas politik di Timur Tengah ini membuat pergerakan pasar komoditas energi dunia terus bergejolak.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga minyak mentah dunia (crude oil) masih tertahan kuat di kisaran USD 90,3 per barel. Sementara itu, minyak mentah jenis Brent bertengger kokoh di zona USD 92,0 per barel.

Tingginya harga minyak ini merupakan imbas langsung dari kecemasan para spekulen dan pelaku pasar energi terhadap masa depan jalur logistik minyak mentah di Teluk Persia jika perundingan kedua negara berujung jalan buntu.

Krisis keamanan di kawasan strategis ini awalnya meledak setelah militer Amerika Serikat bersama Israel meluncurkan operasi serangan udara gabungan berskala besar ke wilayah teritorial Iran pada 28 Februari lalu.

Merespon agresi tersebut, Teheran langsung melancarkan serangan balasan taktis yang menargetkan wilayah Israel serta melumpuhkan basis militer sekutu-sekutu AS di sepanjang kawasan Teluk, termasuk memblokade total Selat Hormuz.

Upaya meredam perang sebenarnya sempat membuahkan hasil ketika kesepakatan gencatan senjata sementara resmi diberlakukan pada 8 April, berkat mediasi intensif dari pemerintah Pakistan.

Namun sayangnya, rangkaian konferensi perundingan lanjutan yang digelar pasca-gencatan senjata di kota Islamabad gagal total dalam merumuskan klausul perdamaian yang bersifat permanen. Meskipun demikian, poros diplomatik internasional dilaporkan masih berupaya mencari jalan keluar terbaik.

Guna menyudahi peperangan ini secara total, Iran mengajukan syarat kaku yang wajib dipenuhi oleh Washington dan sekutunya.

Teheran menuntut penghentian operasi militer di seluruh front pertempuran secara serentak, termasuk di wilayah Libanon. Sebagaimana diketahui, rentetan serangan darat dan udara Israel ke Libanon masih gencar berkecamuk sejak awal Maret lalu.

Di sisi lain, dinamika politik internal Gedung Putih ikut bergolak. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin menyatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dan meminta Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, untuk segera menarik mundur seluruh barisan pasukannya dari ibu kota Beirut demi membuka koridor damai regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tak Sertakan Eks Striker AS Roma ke Piala Dunia 2026

Iran Tak Sertakan Eks Striker AS Roma ke Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:47 WIB

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:43 WIB

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:23 WIB

AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood

AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:05 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:51 WIB

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:36 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:51 WIB