- Federasi Sepak Bola Iran resmi mengumumkan skuad Piala Dunia 2026 tanpa menyertakan penyerang berpengalaman Sardar Azmoun dalam daftar pemain.
- Keputusan mencoret Azmoun dikaitkan dengan berbagai kontroversi politik yang melibatkan pemain tersebut di negaranya sepanjang tahun 2022 hingga 2026.
- Timnas Iran memindahkan lokasi pemusatan latihan ke Meksiko karena kendala visa pemain menjelang laga perdana melawan Selandia Baru.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Iran resmi mengumumkan daftar pemain untuk Piala Dunia 2026. Namun, satu nama besar yang tidak masuk dalam skuad adalah penyerang berpengalaman Sardar Azmoun.
Absennya Azmoun menjadi sorotan karena ia merupakan pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Timnas Iran. Penyerang berusia 31 tahun itu telah mencatatkan 57 gol dari 91 penampilan internasional.
Tidak dijelaskannya alasan teknis terkait pencoretan Azmoun memunculkan berbagai spekulasi. Sebelumnya, pemain yang pernah membela Bayer Leverkusen dan AS Roma tersebut sempat menuai kontroversi di negaranya.
Pada Maret 2026, Azmoun mendapat kritik dari sejumlah media Iran setelah mengunggah foto bersama Perdana Menteri Uni Emirat Arab di akun Instagram pribadinya. Unggahan itu menuai reaksi keras mengingat hubungan politik yang sensitif antara Iran dan sekutu Amerika Serikat tersebut.
Sebelumnya, Azmoun juga pernah menjadi sorotan pada 2022 karena secara terbuka menyuarakan dukungan kepada para demonstran yang turun ke jalan setelah meninggalnya Mahsa Amini.
Sementara itu, Iran akan menghadapi tantangan tersendiri menjelang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Tim asuhan Amir Ghalenoei dijadwalkan menjalani laga perdana melawan Selandia Baru pada 15 Juni 2026 di Los Angeles.
Namun, menurut laporan media setempat, para pemain Iran hingga kini belum menerima visa untuk memasuki Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat Iran memindahkan lokasi pemusatan latihan dari Tucson, Arizona, ke Kota Tijuana, Meksiko.
Meski tanpa Azmoun, Iran masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Mehdi Taremi, Alireza Jahanbakhsh, dan Alireza Beiranvand untuk menghadapi persaingan di Piala Dunia 2026.