Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional

Irwan Febri

Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB
Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional
Owner brand sandal asal Yogyakarta Tatag, Fitri Ariyani, saat ditemui dikediamannya. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Fitri Ariyani asal Yogyakarta memulai usaha Sandal Tatag pada tahun 2021 bermula dari niat bersedekah sandal masjid.
  • Produksi rumahan di kawasan Baciro kini berkembang menyediakan berbagai sandal custom untuk kebutuhan sekolah hingga perusahaan nasional.
  • Dukungan BRI melalui pameran dan pendampingan UMKM membantu memperluas jaringan bisnis serta meningkatkan jangkauan pasar ke berbagai daerah.

“Iya homemade. Ini beneran di rumah. Saya punya alat itu 2021 akhir, ternyata ada peluang. Masih beneran manual,” ujar Fitri.

Keterbatasan tempat sempat menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, ketika ada tamu yang datang berkunjung, dirinya kerap kerepotan karena area produksi masih menyatu dengan rumah.

Namun, perlahan usahanya berkembang.  Kini, sandal Tatag tak lagi hanya dikenal sebagai sandal wudhu.

Fitri mulai mengembangkan berbagai model sandal custom, sandal aksara Jawa hingga sandal untuk kebutuhan komunitas, sekolah, perusahaan, dan acara gathering.

Produknya pun mulai masuk ke berbagai toko oleh-oleh di Yogyakarta, seperti Raminten, Krisna, hingga Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA).

Tak hanya itu, pasar Sandal Tatag kini sudah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

"Sandal ini sudah kirim ke berbagai daerah di Indonesia. Sekarang juga dijual di toko oleh-oleh kayak Raminten, Krisna, sampai YIA," ungkap Fitri.

Fitri juga membuka titik penjualan di Bantul untuk memudahkan pembeli dari wilayah selatan Yogyakarta, sementara rumah produksinya berada di kawasan Baciro, Yogyakarta.

Peran BRI dalam Pengembangan Usaha

baca juga

Di balik perjalanan Tatag, ada peran BRI yang ikut membantu perkembangan usaha Fitri. Salah satunya melalui berbagai pameran UMKM yang mempertemukannya dengan calon buyer dari berbagai daerah dan instansi.

“Kalau BRI itu ikut pameran di Mandala Krida, tahun 2022. Pesta Rakyat, ikut pameran di situ. Dapat fasilitas. Dua tahun berturut-turut ikut,” ujar Fitri.

Menurutnya, pameran menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas jaringan bisnis. Sebab, yang datang bukan hanya pembeli biasa, tetapi juga perwakilan sekolah, yayasan, kampus hingga perusahaan.

Owner brand sandal asal Yogyakarta Tatag, Fitri Ariyani, saat ditemui dikediamannya. (Suara.com/Irwan Febri)
Owner brand sandal asal Yogyakarta Tatag, Fitri Ariyani, saat ditemui dikediamannya. (Suara.com/Irwan Febri)

“Enaknya ngejar pameran lebih ke situ. Bukan langsung closing lalu sudah. Entah yang datang yayasan, perusahaan, kampus. Banyak closing yang panjang itu dari pameran,” katanya.

Selain mengikuti pameran, Fitri juga mendapat pendampingan melalui Rumah BUMN BRI di Sagan, Yogyakarta. Dari sana, dirinya memperoleh pelatihan hingga business matching untuk pengembangan usaha.

Bahkan, saat ini Fitri tengah dipersiapkan untuk mengikuti program BRIncubator tingkat nasional.

“Kemudian ikut pendampingan di Rumah BUMN di Sagan. Terus kalau yang BRI mau nasional. Hari ini mau dihubungin. Didaftarin ke BRIncubator nasional,” imbuhnya.

Berpeluang Menembus Pasar Internasional di Masa Depan

Setelah berhasil menembus pasar nasional, produk sandal Tatag berpotensi untuk menembus pasar internasional. Program BRIncubator yang sedang diikuti saat ini membuka peluang tersebut.

Koordinator Rumah BUMN BRI Yogyakarta, Fiera Dwi Hapsari, menjelaskan bahwa program BRIncubator akan membantu UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) mendapatkan pelatihan-pelatihan.

Kemudian, apabila terpilih, UMKM itu akan dibawa untuk menghadiri BRI UMKM EXPO(RT) di Jakarta. Pada acara itu, UMKM bisa bertemu calon-calon buyer dari luar negeri untuk menawarkan produknya.

Koordinator Rumah BUMN BRI Yogyakarta, Fiera Dwi Hapsari, saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Irwan Febri)
Koordinator Rumah BUMN BRI Yogyakarta, Fiera Dwi Hapsari, saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Di BRI itu, inkubasinya ada dua. Pertama, ada BRIncubator lokal itu yang menyediakan Rumah BUMN. Kedua, BRIncubator nasional. Kalau yang tingkat nasional, akan ditangani langsung tim kantor pusat," ujar Fiera.

"Jadi, ada step-stepnya. Teman-teman UMKM mengikuti dulu BRIncubator lokal. Kemudian, akan inkubasi dengan lebih dalam lagi di BRIncubator nasional," lanjutnya.

"Nanti berkelanjutan juga. Setelah BRIncubator nasional, nanti BRI itu ada BRI UMKM EXPO(RT). Expo besarnya itu. Nanti akan ada expo di Jakarta, BRI mendatangkan buyer-buyer dari luar negeri untuk membantu business matching di sana," tuturnya menambahkan.

Sehingga program BRIncubator bisa menjadi landasan penting bagi UMKM, termasuk Tatag, untuk berkembang lebih jauh hingga menembus pasar luar negara.

Apresiasi dari Akademisi Ekonomi

Proses berkembangnya Tatag, dari produksi rumahan yang mampu menembus pasar nasional, turut mendapatkan apresiasi dari dosen ekonomi Universitas Sanata Dharma, Devi Farmasita.

Menurut Devi, perjalanan usaha yang dibangun Fitri Ariyani menjadi contoh bahwa bisnis besar bisa dimulai dari langkah kecil dan niat yang kuat.

Dosen ekonomi Universitas Sanata Dharma, Devi Farmasita, saat ditemui di kampus pusat. (Suara.com/Irwan Febri)
Dosen ekonomi Universitas Sanata Dharma, Devi Farmasita, saat ditemui di kampus pusat. (Suara.com/Irwan Febri)

"Menurut saya sudah sangat bagus ya. Di zaman sekarang itu jarang sekali ada yang memulai bisnis dari nol, perlahanan menggunung," kata Devi.

"Intinya hanya niat. Kalau kita ada niat berbisnis. Mau modal berapapun akan jadi. Tidak memikirkan modal terlalu besar. Apapun bisnisnya, rumahan, umkm, maupun kecil-kucilan. Kuncinya konsisten," imbuhnya.

Devi juga menyoroti perkembangan era digital yang membuat pelaku usaha rumahan kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang tanpa harus memiliki toko besar atau tempat usaha yang luas.

“Kita usaha di zaman sekarang memang tidak harus tempat yang luas, tidak perlu buat toko dan sebagainya. Sekarang digital juga banyak. Diupload bisa laku,” ujar dosen program studi manajemen tersebut.

Menurutnya, kisah Sandal Tatag bisa menjadi inspirasi bagi pelajar maupun mahasiswa yang ingin mulai berwirausaha meski memiliki keterbatasan modal.

“Keren banget. Itu UMKM yang mungkin bisa ditiru kalangan pelajar atau mahasiswa yang modalnya minim, bahkan mungkin tidak punya modal, tapi mau berkembang. Mungkin bisa menjadi usaha yang besar nantinya,” tuturnya menambahkan.

Dari kebiasaan sederhana meninggalkan sandal di masjid, Tatag membuktikan bahwa sebuah usaha tidak selalu lahir dari langkah besar, tetapi bisa tumbuh dari kepedulian kecil, niat baik, dan keberanian untuk terus melangkah hingga akhirnya mampu menembus pasar nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:20 WIB

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:14 WIB

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:07 WIB

Diskon Biaya Transaksi Bisnis hingga Rp500 Ribu! Simak Caranya di Sini

Diskon Biaya Transaksi Bisnis hingga Rp500 Ribu! Simak Caranya di Sini

Bri | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:36 WIB

Nonton di Cinepolis Cuma Bayar Setengah Harga Pakai Promo BRI, Ini Caranya

Nonton di Cinepolis Cuma Bayar Setengah Harga Pakai Promo BRI, Ini Caranya

Bri | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:56 WIB

Cara Mudah Pesan Tiket Whoosh hingga Pesawat Lewat BRImo

Cara Mudah Pesan Tiket Whoosh hingga Pesawat Lewat BRImo

Bri | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:48 WIB

Promo Cashback Nickelodeon Paw Patrol Playtime, Khusus Nasabah BRI

Promo Cashback Nickelodeon Paw Patrol Playtime, Khusus Nasabah BRI

Bri | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×