Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB
LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen
LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba. (Dok. Jakpro)
baca 10 detik
  • PT Waskita Karya dan PT Jakarta Propertindo memulai uji coba sistem kereta api pada proyek LRT Jakarta Fase 1B.
  • Pengujian sepanjang 3,6 kilometer dari Velodrome ke Pramuka dilakukan untuk memastikan seluruh sistem berfungsi optimal dan aman.
  • Proyek senilai Rp4,1 triliun ini telah mencapai progres 93,07 persen untuk memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta.

Suara.com - Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome - Manggarai memasuki tahap penting dengan dimulainya rangkaian Testing and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian.

Tahapan uji coba ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kesiapan LRT Jakarta Fase 1B sebelum beroperasi melayani masyarakat dan memperkuat integrasi transportasi publik di Ibu Kota.

Dalam proses T&C tersebut, PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) telah melaksanakan tes jalur lintasan sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan Stasiun Velodrome dan Stasiun Pramuka.

Pengujian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem LRT Jakarta Velodrome - Manggarai berfungsi optimal saat memasuki tahap operasional komersial.

Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, mengatakan, tahapan Testing and Commissioning dilakukan secara detail dan sistematis untuk menjamin seluruh komponen siap digunakan.

“Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT setiap harinya. Karena itu, tahapan T&C ini harus dipersiapkan dengan sangat matang,” ujar Iwan.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin. [Suara.com/Fakhri Fuadi]
Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Ia menjelaskan, pengujian mencakup berbagai aspek mulai dari jalur rel, sistem persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

Seluruh proses dilakukan secara terstruktur guna memastikan keamanan dan keandalan layanan saat beroperasi nanti.

Sementara itu, Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menegaskan keterlibatan perseroan dalam proyek tersebut bukan hanya sebatas pekerjaan konstruksi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan perusahaan dalam mengerjakan proyek transportasi publik berskala besar.

baca juga

Menurut Paulus, proyek berstatus high visibility tersebut memiliki dampak langsung terhadap reputasi jangka panjang perusahaan karena kualitas pekerjaan dapat dilihat secara nyata oleh masyarakat.

Saat ini, realisasi pembangunan proyek senilai Rp4,1 triliun itu telah mencapai 93,07 persen. Lingkup pekerjaan Waskita meliputi integrasi konstruksi sipil, rel, sistem perkeretaapian, hingga dukungan operasional.

“Dalam proses pengerjaan, tantangan utama yang kami hadapi adalah lalu lintas Jakarta yang padat dan keterbatasan ruang kerja. Karena itu, kami mengoptimalkan pekerjaan pada malam hari dengan tetap mengedepankan sistem keselamatan dan metode kerja yang inovatif,” jelas Paulus dalam keterangan resminya, Kamis (4/6/2026).

Salah satu tantangan konstruksi yang berhasil diatasi adalah pembangunan lintasan yang melintasi Jalan Tol Wiyoto Wiyono pada kilometer 1+700 hingga 2+100.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, Waskita menerapkan metode balance cantilever dengan bentang sepanjang 120 meter.

Paulus menegaskan keselamatan konstruksi menjadi prioritas utama selama proses pembangunan berlangsung.

Selain melakukan monitoring survei dan pemeriksaan chamber secara berkala setiap hari, tim proyek juga memasang safety net di seluruh area segmen girder balance cantilever.

Waskita Karya terus mendorong implementasi tata kelola perusahaan, manajemen risiko dan kepatuhan secara konsisten (Dok: Waskita Karya)
Ilustrasi Waskita Karya. (Dok: Waskita Karya)

Berkat penerapan standar keselamatan yang ketat tersebut, proyek berhasil mencatatkan zero accident atau nihil kecelakaan selama proses konstruksi balance cantilever LRT Jakarta Fase 1B.

“Perlintasan Wiyoto Wiyono menjadi salah satu ikon terpenting dalam tes jalur yang telah dilakukan. Keberhasilan ini menunjukkan kemajuan konstruksi Indonesia yang mampu mengintegrasikan moda transportasi publik dengan jalur aktif di tengah padatnya aktivitas perkotaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi antara Waskita Karya dan Jakpro terus diperkuat untuk memastikan seluruh rangkaian Testing and Commissioning berjalan sesuai rencana.

Hingga saat ini, train run atau uji jalan kereta telah dilakukan sebanyak dua kali dan berlangsung tanpa kendala.

Hasil pengujian menunjukkan kereta dapat beroperasi dengan lancar dari Velodrome hingga Pasar Pramuka menggunakan daya listrik penuh.

Temuan tersebut menjadi dasar evaluasi untuk melanjutkan tahapan pengujian berikutnya sebelum layanan dibuka untuk publik.

Paulus optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kemacetan, proyek ini juga memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan integrasi transportasi publik di Jakarta.

“Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan menambah pilihan transportasi publik modern, memudahkan mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum,” katanya.

Lebih lanjut, Paulus menilai moda transportasi berbasis listrik tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi berkelanjutan.

Ilustrasi LRT. [Ist]
Ilustrasi LRT. [Ist]

Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B, transportasi publik ramah lingkungan, dan penguatan konektivitas perkotaan, diharapkan mampu mendukung target Net Zero Emission (NZE) melalui pengurangan emisi kendaraan bermotor serta terciptanya kualitas udara Jakarta yang lebih bersih dan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waskita Karya Sukses Restrukturisasi, Laba Bruto Kuartal II 2025 Naik 14,4% Jadi Rp661,3 Miliar

Waskita Karya Sukses Restrukturisasi, Laba Bruto Kuartal II 2025 Naik 14,4% Jadi Rp661,3 Miliar

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 10:59 WIB

Konsisten Jalankan Program, Waskita Raih Dua Penghargaan pada Ajang TJSL & CSR Award 2025

Konsisten Jalankan Program, Waskita Raih Dua Penghargaan pada Ajang TJSL & CSR Award 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2025 | 19:04 WIB

Kerja Sama Waskita Karya - Kejati DIY: Tingkatkan Efektivitas Penanganan Masalah Hukum

Kerja Sama Waskita Karya - Kejati DIY: Tingkatkan Efektivitas Penanganan Masalah Hukum

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:57 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Benteng Pendem Ambarawa Garapan Waskita Karya Siap Jadi Destinasi Wisata

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:04 WIB

WSKT Diisukan Bakal Delisting dari BEI, Pengamat: Masih Terlalu Dini

WSKT Diisukan Bakal Delisting dari BEI, Pengamat: Masih Terlalu Dini

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 16:36 WIB

Waskita Karya Turunkan Jumlah Utang Rp14,7 Triliun, Kini Tersisa Rp69,3 Triliun

Waskita Karya Turunkan Jumlah Utang Rp14,7 Triliun, Kini Tersisa Rp69,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 18:19 WIB

Terkini

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:15 WIB

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:14 WIB

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:06 WIB

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:04 WIB

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:02 WIB

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:01 WIB

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:00 WIB

×