Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

M Nurhadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB
Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?
Ilustrasi Mahasiswa (Gemini)
baca 10 detik
  • Mendikti Saintek Brian Yuliarto mengklarifikasi pembubaran 122 program studi di PTN dan PTS sepanjang tahun 2026.
  • Penutupan program studi merupakan inisiatif mandiri kampus akibat rendahnya minat mahasiswa dan kebutuhan transformasi kurikulum relevan.
  • Pencabutan izin operasional mayoritas menyasar jenjang vokasi untuk menyesuaikan materi pendidikan dengan kebutuhan dunia industri modern.

Suara.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, memberikan klarifikasi mengenai pembubaran 122 program studi (prodi) yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sepanjang kurun waktu tahun 2026.

Dalam keterangannya, Brian meluruskan spekulasi yang beredar di publik. Ia menegaskan bahwa pengurangan atau restrukturisasi rumpun keilmuan di kampus bukan merupakan program paksaan dari kementerian demi mencocokkan diri dengan tren industri global. Sebaliknya, langkah tersebut murni ditekankan atas inisiatif dan pengajuan mandiri dari masing-masing badan penyelenggara perguruan tinggi.

Faktor utama yang mendasari penutupan ini sebagian besar dipicu oleh merosotnya kuantitas minat ditekankan mahasiswa baru.

Selain itu, banyak manajemen kampus yang sengaja menyunting peta akademis mereka agar bertransformasi menjadi bidang studi yang lebih relevan dan memiliki daya pikat tinggi bagi calon pendaftar.

"Jadi beberapa ada yang karena mahasiswanya berkurang atau mereka ingin mengganti menjadi program studi yang lebih atraktif. Seperti misalnya sebelumnya Matematika menjadi Aktuaria begitu ya. Karena ketika lulusan Aktuaria mereka fokus pelajarannya lebih banyak yang nantinya dibutuhkan oleh industri," urai Brian Yuliarto dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, yang disiarkan ulang lewat saluran YouTube TVR Parlemen, Rabu (3/6/2026).

Daftar Jurusan yang Paling Banyak Dihapus Sepanjang 2026

Berdasarkan data rekapitulasi yang dipaparkan, kebijakan pencabutan izin operasional ini mayoritas menyasar program pendidikan vokasi atau jenjang Diploma Tiga (D3), meskipun terdapat beberapa rumpun keilmuan jenjang Strata Satu (S1) yang turut terdampak.

Berikut adalah delapan bidang studi dengan frekuensi penutupan tertinggi di Indonesia:

D3 Kebidanan: Ditutup di 16 perguruan tinggi.
D3 Manajemen Informatika: Ditutup di 8 perguruan tinggi.
D3 Akuntansi: Ditutup di 7 perguruan tinggi.
D3 Teknik Komputer: Ditutup di 3 perguruan tinggi.
D3 Keperawatan: Ditutup di 3 perguruan tinggi.
D3 Keuangan dan Perbankan: Ditutup di 3 perguruan tinggi.
S1 Manajemen Retail: Ditutup di 3 perguruan tinggi.
S1 Matematika: Ditutup di 2 perguruan tinggi.
Mendikti Saintek menambahkan bahwa dalam konteks akademis modern, esensi dari disiplin ilmu tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya dilenyapkan. Kampus cenderung melakukan modifikasi substansi kurikulum agar lebih aplikatif.

baca juga

Ia mencontohkan, jurusan sejenis Teknik Elektro kini banyak yang bertransformasi dan melebur ke dalam fokus keilmuan yang lebih kontemporer, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), robotika, hingga pembelajaran mesin (machine learning).

Guna memastikan relevansi keilmuan ini, kementerian mendorong Badan Koordinasi atau Badan Kerja Program Studi untuk rutin melakukan tinjauan berkala setiap tiga hingga empat tahun.

Evaluasi ini penting untuk menentukan apakah materi fundamental masih relevan dipertahankan atau harus digeser ke arah pendalaman ditekankan praktis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNJ di Mana? Ini Daftar Jurusan Favorit dan Sepi Peminat Politeknik Negeri Jakarta

PNJ di Mana? Ini Daftar Jurusan Favorit dan Sepi Peminat Politeknik Negeri Jakarta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:43 WIB

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:03 WIB

122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya

122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:53 WIB

Polemik Penutupan Prodi Tak Relevan: Efisiensi atau Kematian Ilmu?

Polemik Penutupan Prodi Tak Relevan: Efisiensi atau Kematian Ilmu?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 14:20 WIB

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Mau Gaji Double Digit? Ini 5 Jurusan Kuliah yang Bikin Perempuan Mandiri Finansial

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:10 WIB

Daftar 9 Prodi Paling Unik di Indonesia Berpeluang Kerja Tinggi dan Bergaji Besar

Daftar 9 Prodi Paling Unik di Indonesia Berpeluang Kerja Tinggi dan Bergaji Besar

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 15:37 WIB

Terkini

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

×