Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

M Nurhadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
Ilustrasi emas batangan. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)
baca 10 detik
  • Harga emas dan perak di pasar spot meningkat signifikan pada Kamis pagi akibat melemahnya indeks dolar Amerika Serikat.
  • Lonjakan harga logam mulia terjadi setelah data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat melampaui prediksi pasar sebesar 225.000 klaim.
  • Sentimen pasar turut dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik di Selat Hormuz serta pergerakan variatif pada bursa saham Wall Street.

Suara.com - Pasar logam mulia bergerak atraktif pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi waktu Amerika Serikat. Harga emas di pasar spot terpantau bergerak menguat, sementara harga perak spot melesat jauh lebih tinggi.

Pergerakan positif ini ditenagai oleh kombinasi melunaknya indeks dolar AS, koreksi pada harga minyak mentah dunia, serta bervariasinya pergerakan kontrak berjangka (futur) bursa saham AS menjelang rilis data ketenagakerjaan resmi.

Dikutip via Kitco, emas spot diperdagangkan di kisaran $4.505,90 per ons, mencatatkan kenaikan sebesar 1,63 persen. Di sisi lain, perak spot menunjukkan performa yang jauh lebih agresif dengan melonjak 2,44 persen dan bertengger di level $74,390 per ons.

Aksi beli pada aset aman (safe haven) ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan AS terbaru. Jumlah klaim pengangguran mingguan AS merosot ke bawah ekspektasi dengan adanya kenaikan sebesar 13.000 menjadi 225.000 klaim untuk pekan yang berakhir 30 Mei.

Angka ini berada di atas prediksi pasar yang mematok 215.000 klaim. Sementara itu, klaim berkelanjutan turun tipis ke angka 1,78 juta untuk pekan yang berakhir 23 Mei.

Data ini melengkapi laporan ketenagakerjaan swasta versi ADP pada hari Rabu yang menunjukkan penambahan 122.000 pekerjaan pada bulan Mei, sedikit di atas konsensus awal sebesar 110.000.

Pelaku pasar kini menanti rilis data resmi ketenagakerjaan (Non-Farm Payroll) bulan Mei dari pemerintah AS yang dijadwalkan keluar pada Jumat pagi waktu setempat.

Dari panggung geopolitik, Selat Hormuz masih menjadi saluran transmisi utama yang menggerakkan pasar logam, energi, suku bunga, dan valuta asing.

Kesultanan Oman dilaporkan tengah berupaya mempertahankan posisi netral di tengah tekanan AS terkait usulan manajemen pengelolaan jalur air oleh Iran.

baca juga

Washington sendiri tetap menaruh kecurigaan tinggi terhadap struktur apa pun yang menyerupai sistem pengenaan tarif tol atau biaya transit di perairan internasional tersebut.

Meskipun demikian, dampak geopolitik terhadap pasar finansial pagi ini cenderung terlokalisasi dan tidak menimbulkan kepanikan massal. Harga minyak mentah jenis Brent tetap tertahan di bawah level $100 per barel meskipun arus pelayaran di Selat Hormuz dibatasi.

Harga minyak melunak karena adanya harapan de-eskalasi konflik, situasi yang kemudian menguntungkan emas akibat melemahnya dolar AS serta sisa-sisa permintaan portofolio lindung nilai. Perak pun mendapatkan dorongan ekstra dari momentum kebangkitan sektor logam mulia secara keseluruhan.

Sebelum bel pembukaan, kontrak berjangka ekuitas Wall Street bergerak variatif. Kontrak berjangka S&P 500 melemah 0,4 persen dan Nasdaq anjlok 1,2 persen akibat tertekan oleh penurunan saham sektor teknologi. Penurunan ini dipicu oleh saham Broadcom yang ambles lebih dari 15 persen di pasar pre-market pasca rilis laporan keuangan.

Sebaliknya, kontrak berjangka Dow Jones mampu menguat 0,7 persen karena tertopang oleh sentimen penurunan harga minyak. Sementara itu, aktivitas perdagangan saham di bursa Eropa dan Asia terpantau bergerak variatif.

Di pasar komoditas luar, minyak mentah bervariasi dengan jenis Nymex diperdagangkan lebih rendah di kisaran $93,72 per barel, sementara minyak mentah Brent berada di dekat $95,39 per barel. Indeks dolar AS melunak namun posisinya masih mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Di sektor obligasi, tingkat imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS tenor 10 tahun bergerak turun pada perdagangan awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:19 WIB

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:50 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:35 WIB

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

BPS Ungkap Harga Emas Perhiasan per Mei 2026 Alami Deflasi Tiga Bulan Beruntun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

×