Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Intip Cara Kelompok Difabel Diajari Mandiri Secara Ekonomi

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:05 WIB
Intip Cara Kelompok Difabel Diajari Mandiri Secara Ekonomi
Upaya memperluas akses pemberdayaan ekonomi inklusif terus digalakkan bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali bagi penyandang disabilitas. Foto ist.
  • Kelompok disabilitas mendapat pelatihan sablon untuk mendorong kemandirian ekonomi.
  • Program ini bertujuan memperluas akses pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif.
  • Keterampilan praktis sablon dipilih karena berprospek bisnis menjanjikan di dunia kerja

Suara.com - Upaya memperluas akses pemberdayaan ekonomi inklusif terus digalakkan bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali bagi penyandang disabilitas. Kali ini, langkah nyata diwujudkan melalui program pelatihan ekonomi berupa pencetakan sablon yang ditujukan untuk membekali para penyandang disabilitas dengan keahlian praktis.

Program sinergi antara Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) bersama Kreasi Tuli Indonesia (KTI) Foundation ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha mandiri serta menjadi modal kuat bagi peserta untuk bersaing di dunia kerja.

Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen kuat perusahaan dalam mendorong pemerataan kesempatan di tengah masyarakat. Melalui keterampilan yang diajarkan, teman-teman disabilitas didorong untuk terus berkarya dan berkontribusi nyata dalam roda perekonomian.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pemerataan kesempatan agar teman-teman disabilitas dapat terus berkarya dan berkontribusi nyata dalam kegiatan ekonomi,” ujar Adi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Pelatihan ini dirancang secara khusus guna membekali peserta dengan keterampilan dasar cetak sablon. Dengan keahlian praktis tersebut, para peserta diharapkan bisa memiliki sumber penghasilan baru dan mampu merintis wirausaha secara mandiri.

Adi menambahkan, selain memberikan dampak pada aspek finansial, program ini juga berfokus pada penguatan mentalitas para penyandang disabilitas agar lebih siap menghadapi tantangan industri.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis yang aplikatif, tetapi juga peningkatan kepercayaan diri,” tambahnya.

Di sisi lain, langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa proses transformasi yang tengah berjalan di internal perusahaan tetap berpijak pada upaya pemberdayaan masyarakat. Keterampilan dasar yang berorientasi pada kemandirian ekonomi menjadi pilar penting penyaluran program tanggung jawab sosial tersebut.

Tidak hanya itu, inisiatif ini juga selaras dengan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada pilar Pekerjaan Layak dan Berkurangnya Kesenjangan.

Sejalan dengan visi tersebut, Founder KTI Foundation, Inaraya, menuturkan bahwa pemilihan materi pelatihan menyablon didasarkan pada tingkat teknis yang relatif mudah dipelajari namun memiliki prospek bisnis yang sangat menjanjikan.

“Masih banyak penyandang disabilitas dengan potensi dan semangat tinggi yang belum mendapatkan akses pelatihan yang tepat. Keterampilan sablon ini bisa menjadi bekal yang sangat relevan bagi mereka, baik untuk merintis wirausaha maupun bekerja di sektor percetakan,” jelas Inaraya.

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap program ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem yang ramah disabilitas serta mendukung terciptanya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia

Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:29 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:44 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB