Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:29 WIB
Investor Global Cabut Investasi di RI: I Have Zero Exposure to Indonesia
IHSG melemah terus tanpa henti saat Rupiah membersamainya. [Antara]
baca 10 detik
  • Pasar saham dan nilai tukar rupiah di Indonesia mengalami penurunan drastis akibat tekanan kepercayaan investor global sepanjang 2026.
  • Kebijakan intervensi ekonomi serta agenda populis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memicu penarikan modal asing secara masif di pasar.
  • Kekhawatiran terhadap ketidakseimbangan fiskal dan berkurangnya kredibilitas kebijakan menyebabkan obligasi pemerintah kehilangan daya tarik di mata pengelola dana internasional.

Suara.com - Kepercayaan investor global terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia dilaporkan tengah berada dalam tekanan yang sangat berat. Saat ini, pasar saham Indonesia mencatatkan laju penurunan tercepat di dunia, sementara nilai tukar rupiah terus terperosok hingga menyentuh level terendah sepanjang sejarah.

Hanya dalam waktu lima bulan setelah sempat mencapai rekor tertinggi, indeks harga saham gabungan domestik telah ambles hingga 36 persen, menjadikannya performa terburuk di antara lebih dari 90 indeks global yang dipantau oleh Bloomberg.

Aksi jual massal ini menandai titik balik yang dramatis bagi negara kaya komoditas ini, yang sebelumnya selalu menjadi alokasi utama dalam portofolio pasar berkembang (emerging markets).

Sentimen negatif dari para investor asing dipicu oleh kekhawatiran terhadap agenda populis dan intervensi ekonomi yang kian agresif di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, di mana Indonesia selama ini dikenal sangat ramah terhadap modal asing.

Sentimen negatif ini mendorong penarikan dana keluar (outflow) bernilai miliaran dolar dari pasar obligasi Indonesia.

Pergeseran sentimen di kalangan pengelola dana global tergambar jelas dari keputusan para petinggi institusi finansial luar negeri. Skala perdagangan besar di Asia saat ini dinilai telah bergeser ke arah pengurangan aset dari Indonesia secara masif.

Kepala Riset Hedge Fund K2 Asset Management, George Boubouras, mengungkapkan bahwa setelah puluhan tahun menanamkan modal di tanah air, pihaknya telah melikuidasi seluruh posisi portofolionya sejak tahun 2024.

"I have zero exposure to Indonesia," katanya, seperti dalam laporan Bloomberg. "I won’t give them an opportunity."

Sejak resmi menjabat, Presiden Prabowo telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 8 persen, meluncurkan program makan siang gratis nasional, memperluas peran negara dalam roda ekonomi, serta menyuntikkan dana besar ke dalam BPI Danantara.

baca juga

Kebijakan terbaru untuk mengambil kendali langsung atas ekspor komoditas utama demi menekan angka pemalsuan pajak justru memicu aksi jual massal pada saham-saham emiten eksportir.

Bagi mayoritas pelaku pasar, berakhirnya masa jabatan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada tahun 2025 menjadi titik balik krusial.

Sri Mulyani, yang selama ini dipandang sebagai penjamin disiplin fiskal, sebelumnya berhasil meyakinkan pasar bahwa Indonesia akan mempertahankan pengelolaan anggaran yang konservatif guna menjaga peringkat utang investment-grade.

Kepala Strategi Suku Bunga dan Valuta Asing Asia di J.P. Morgan Private Bank Hong Kong, Tang Yuxuan, menilai situasi ini sebagai risiko tipikal.

"Ketidakpastian politik domestik adalah risiko pasar negara berkembang (emerging market/EM) yang umum terjadi, dan investor global cenderung bereaksi dengan tetap berada di posisi netral hingga situasi yang dapat diprediksi kembali muncul.," kata Tang Yuxuan.

George Boubouras, Head of Research and Executive Director at K2 Asset Management [PAUA Wealth]
George Boubouras, Head of Research and Executive Director at K2 Asset Management [PAUA Wealth]

Keterpurukan Rupiah dan Intervensi Surat Utang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

Rupiah Melemah dan Daya Beli Turun, Indonesia Berpotensi Mengarah ke Krisis Ekonomi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:18 WIB

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:29 WIB

Hadapi Volatilitas Rupiah, Trader Pemula Disarankan Berlatih Melalui Akun Demo Terlebih Dahulu

Hadapi Volatilitas Rupiah, Trader Pemula Disarankan Berlatih Melalui Akun Demo Terlebih Dahulu

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

Terkini

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×