Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Achmad Fauzi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB
Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan tertutup dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di DPR, Sabtu (6/6/2026). [Tangkap Layar]
baca 10 detik
  • Pemerintah dan Bank Indonesia meluncurkan lima strategi untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang melemah di Jakarta.
  • Koordinasi fiskal dan moneter diperkuat guna menjaga stabilitas sistem keuangan serta meningkatkan likuiditas pasar perbankan nasional.
  • Pemerintah berupaya menarik modal asing melalui instrumen keuangan domestik agar daya beli masyarakat tetap terjaga stabil.

Suara.com - Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) mengeluarkan lima jurus jitu untuk meredam aksi pelemahan nilai tukar rupiah yang terus-menerus.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang kuat, meski rupiah terpuruk.

Karena itu, pemerintah akan terus memastikan kebijakan fiskal berjalan optimal agar pertumbuhan ekonomi dapat meningkat secara berkelanjutan.

"Fundamental ekonomi kita baik, fiskal juga dalam keadaan yang baik, amat baik malah kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada. Jadi ke depan kita akan fokus memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan kita semakin cepat," ujar Menkeu di Jakarta yang dikutip Minggu (7/6/2026).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan rupiah dan dolar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan sejumlah pemangku kepentingan ekonomi untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi sekaligus memperkuat sinergi kebijakan.

Dari pertemuan itu, terdapat sejumlah langkah yang akan ditempuh pemerintah dan BI untuk menjaga stabilitas rupiah.

1. Memperkuat Sinergi Fiskal dan Moneter

Langkah pertama adalah mempererat koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia agar kebijakan fiskal dan moneter dapat berjalan selaras. Sinkronisasi kebijakan dinilai penting agar dampaknya terhadap perekonomian menjadi lebih efektif.

2. Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

baca juga

Pemerintah dan BI juga sepakat memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas kurs rupiah. Langkah ini menjadi salah satu fokus utama mengingat nilai tukar memiliki pengaruh besar terhadap inflasi, investasi, dan aktivitas ekonomi nasional.

3. Meningkatkan Daya Tarik Instrumen Keuangan Domestik

Jurus berikutnya adalah meningkatkan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik. Langkah ini diharapkan dapat menarik aliran modal asing masuk ke Indonesia sehingga memperkuat pasokan valuta asing dan menopang pergerakan rupiah.

Strategi tersebut juga diharapkan dapat menjaga minat investor terhadap aset-aset keuangan dalam negeri di tengah persaingan dengan instrumen investasi global.

4. Menjaga Likuiditas Pasar Uang dan Perbankan

Selain menarik arus modal masuk, pemerintah dan BI juga berupaya memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. Ketersediaan likuiditas yang memadai dinilai penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendukung aktivitas pembiayaan dunia usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×