CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB
CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta
CCEP Indonesia menyebut sudah menggunakan teknologi pembotolan terkini yang disebut sebagai Affordable Small Sparkling Package (ASSP). (Dok. CCEP Indonesia)
baca 10 detik
  • CCEP fokus kembangkan talenta lewat akademi pembelajaran terpadu.
  • Transformasi digital dan AI dorong produktivitas karyawan.
  • Raih 5 penghargaan HR Asia, termasuk Gold Harmonia.

Suara.com - Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan perusahaan. Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) pun terus memperkuat strategi pengembangan karyawan melalui berbagai program transformasi budaya, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Perusahaan menempatkan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi utama dalam mendukung keberlanjutan bisnis. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai program pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan karyawan di berbagai level organisasi.

CCEP Indonesia mengembangkan ekosistem pembelajaran yang mencakup Leadership Academy, Functional & Technical Academy, hingga General Capability Academy. Program tersebut diperkuat dengan inisiatif "School of Indonesia" yang menjadi landasan pengembangan kompetensi dan kepemimpinan bagi seluruh karyawan.

Tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan individu, perusahaan juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif. Melalui pendekatan Diversity, Equity & Inclusion (DEI), CCEP Indonesia berupaya memastikan seluruh karyawan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa memandang latar belakang.

Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan aksesibilitas, budaya kebersamaan (sense of belonging), pengembangan komunitas yang dinamis, serta pemanfaatan keberagaman sebagai keunggulan kompetitif perusahaan. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat keterlibatan karyawan dalam organisasi.

Di sisi lain, transformasi digital juga menjadi fokus utama perusahaan. CCEP Indonesia membangun ekosistem digital yang terintegrasi melalui berbagai platform kerja dan layanan mandiri (self-service) yang memudahkan aktivitas karyawan sehari-hari.

Pemanfaatan teknologi juga diperkuat dengan program peningkatan keterampilan digital secara berkelanjutan. Perusahaan bahkan mendorong inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui penggunaan Copilot dan AI Incubator untuk membantu karyawan menyederhanakan proses kerja, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Selain itu, aspek keberlanjutan turut menjadi bagian dari strategi pengelolaan SDM perusahaan. Prinsip-prinsip sustainability diintegrasikan ke dalam budaya kerja maupun operasional sehari-hari guna menciptakan lingkungan kerja yang adaptif dan berorientasi jangka panjang.

People & Culture Director CCEP Indonesia, Mathilda Lumban Tobing, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga kemampuan dalam memberdayakan manusia dan memanfaatkan teknologi secara tepat.

baca juga

Menurutnya, perusahaan terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan setiap karyawan berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

Atas berbagai inisiatif tersebut, CCEP Indonesia kembali meraih penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia untuk enam tahun berturut-turut sekaligus memperoleh predikat HR Asia Gold Harmonia. Perusahaan juga memborong empat penghargaan khusus, yakni HR Asia Diversity, Equity & Inclusion Award, HR Asia People Transformation Award, HR Asia Sustainable Workplace Award, dan HR Asia Tech Empowerment Award. Penghargaan dari ajang HR Asia Awards tersebut menjadi pengakuan atas praktik pengelolaan SDM, budaya kerja, transformasi digital, serta komitmen keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×