Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

OJK Siapkan Tiga Kebijakan Strategis, Dorong Tokenisasi Aset dan Stablecoin Nasional

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB
OJK Siapkan Tiga Kebijakan Strategis, Dorong Tokenisasi Aset dan Stablecoin Nasional
Kepala Eksekutif Industri Aset Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan, Adi Budiarso keynote speech di CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). (Suara.com/Tantri Amela Iskandar)

Kepala Eksekutif Industri Aset Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan, Adi Budiarso menegaskan komitmen dari OJK dalam memperkuat ekosistem aset keuangan digital dan aset kripto nasional melalui sejumlah kebijakan strategis yang berorientasi pada inovasi, perlindungan konsumen, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global. Hal tersebut disampaikan pada keynote speech di CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan tiga arah kebijakan strategis untuk mempercepat pengembangan ekosistem aset keuangan digital nasional.

Kebijakan pertama adalah mendorong tokenisasi aset dunia nyata sebagai bagian dari hilirisasi digital nasional. OJK akan memfasilitasi tokenisasi berbagai komoditas nasional, termasuk emas dan aset produktif lainnya, agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat melalui teknologi blockchain.

"OJK akan terus mendorong tokenisasi aset nyata sebagai bagian dari hilirisasi digital nasional guna meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia," tegasnya.

Kebijakan kedua adalah mengeksplorasi pengembangan stablecoin domestik yang didukung aset cadangan nasional. OJK akan berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk mengkaji kemungkinan penerbitan stablecoin berbasis rupiah yang tetap selaras dengan pengembangan Rupiah Digital.

"Kami sedang mengkaji pengembangan stablecoin domestik yang didukung aset cadangan nasional dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ungkap Adi.

Selanjutnya, OJK juga akan memperkuat pengembangan sumber daya manusia dan talenta blockchain Indonesia melalui program pelatihan, sertifikasi, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mencetak tenaga profesional di bidang keamanan kripto, smart contract, audit blockchain, dan regulasi aset digital.

Menurut Adi, peningkatan adopsi aset digital harus diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan perlindungan konsumen yang memadai.

"Semakin besar tingkat adopsi dan aktivitas pasar, semakin penting memastikan pertumbuhan tersebut didukung tata kelola yang kuat, inovasi yang bertanggung jawab, dan perlindungan konsumen yang memadai," ujarnya.

baca juga

Di akhir paparannya, Adi menegaskan bahwa Indonesia harus mengambil peran lebih besar dalam perkembangan ekonomi digital global.

"Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk aset keuangan digital global, tetapi harus mampu melahirkan produk, talenta, dan inovasi yang berdaya saing internasional," katanya.

Ia optimistis Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat aset keuangan digital yang dipercaya dunia.

"Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat menjadi pusat aset keuangan digital yang dipercaya secara global dan memberikan nilai ekonomi bagi bangsa dan negara," tutup Adi. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional

Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:43 WIB

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:16 WIB

Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...

Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:09 WIB

Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti

Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:51 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit

Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran

Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat

Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×