CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:51 WIB
CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital
CFX Crypto Conference (CCC) 2026 di Jakarta, Senin (8/6/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • CFX percepat pengembangan ekosistem aset kripto Indonesia melalui penguatan infrastruktur, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi blockchain untuk ekonomi digital.
  • OJK dukung inovasi aset kripto lewat Regulatory Sandbox, dengan fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan industri, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen.
  • Stablecoin, crypto repo, dan tokenisasi aset nyata (RWA) menjadi peluang baru yang memperkuat daya saing serta kedaulatan industri kripto Indonesia di pasar global.

Suara.com - PT Central Finansial X (CFX), pionir bursa aset kripto berizin di Indonesia, mendorong percepatan pengembangan ekosistem aset kripto Indonesia melalui penguatan infrastruktur dan inovasi produk.

Perkembangan industri aset kripto Indonesia dinilai memasuki babak baru seiring meluasnya pemanfaatan teknologi blockchain dalam berbagai sektor ekonomi. 

Aset kripto kini tidak lagi dipandang hanya sebagai instrumen investasi, tetapi telah berkembang menjadi berbagai utilitas nyata, mulai dari stablecoin, crypto repo, hingga tokenisasi Real-World Assets (RWA). 

Karena itu, Indonesia dinilai perlu mengambil langkah proaktif agar tidak tertinggal dalam persaingan ekonomi digital global yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam mendukung inovasi sektor aset keuangan digital melalui mekanisme Regulatory Sandbox. 

Fasilitas tersebut menjadi ruang inkubasi yang aman bagi inovator lokal untuk menguji berbagai model bisnis dan produk baru secara terukur sebelum diterapkan secara luas.

Ilustrasi [Pixabay/vjkombajn]
Ilustrasi kripto. [Pixabay/vjkombajn]

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan regulator terus menjaga keseimbangan antara pengembangan inovasi dan perlindungan konsumen.

“Dalam merespons dinamika inovasi di bidang aset keuangan digital, OJK menerapkan prinsip balance dan technology neutral. Melalui prinsip balance, OJK memastikan pengembangan inovasi berjalan seiring dengan penguatan manajemen risiko dan perlindungan konsumen sehingga tercipta industri yang sehat, aman, dan berkelanjutan,” ujar Adi di Jakarta, Senin (9/6/2026).

Menurut dia, prinsip technology neutral  diperlukan agar pendekatan pengaturan dan pengawasan tidak terpaku pada teknologi tertentu, melainkan berfokus pada fungsi, aktivitas, serta risiko yang muncul sehingga tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah.

baca juga

Dari sisi industri, Indonesia dinilai telah memiliki fondasi yang kuat untuk mengembangkan berbagai inovasi produk aset keuangan digital. 

Kehadiran platform crypto repo seperti Amanode dan stablecoin berbasis rupiah seperti IDRX menjadi bukti semakin matangnya ekosistem aset kripto dalam negeri.

Selain itu, Indonesia juga telah menerapkan sistem keamanan berlapis melalui pemisahan fungsi kelembagaan antara bursa, lembaga kliring, dan kustodian. 

Struktur tersebut memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi transaksi yang dilakukan melalui Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD).

Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby, menilai ekosistem yang telah dibangun selama ini membuktikan bahwa industri aset kripto nasional mampu tumbuh secara teratur, terlindungi, dan dipercaya masyarakat.

“Sekarang saatnya kita membuktikan bahwa inovasi terbaik di ekosistem ini lahir dari dalam negeri. Konsumen siap, regulasi mendukung, dan pelaku industri juga siap naik kelas. CCC 2026 menjadi ruang bersama untuk mengubah momentum tersebut menjadi gerakan nyata,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Blockchain dan Crypto Bukan Sekadar Trading, Ini Masa Depan Investasi Digital

Blockchain dan Crypto Bukan Sekadar Trading, Ini Masa Depan Investasi Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:10 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×