Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB
Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan dalam Sidang Pleno Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-114 di Jenewa, Swiss. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan dalam Sidang Pleno Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-114 di Jenewa, Swiss. Pesan utama Menaker jelas yaitu di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan perubahan dunia kerja yang cepat, pekerja harus tetap memiliki keterampilan, peluang kerja, dan pelindungan yang layak.

Yassierli mengatakan, perubahan teknologi tidak boleh membuat pekerja tertinggal. Karena itu, Indonesia menempatkan penguatan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, dan pelindungan pekerja sebagai agenda penting dalam menghadapi masa depan kerja.

“Perubahan teknologi tidak boleh membuat pekerja tertinggal. Karena itu, Indonesia menyiapkan keterampilan, memperluas peluang kerja, dan memperkuat pelindungan pekerja agar masyarakat tetap memiliki masa depan kerja yang layak,” kata Yassierli, Selasa, (8/6/2026).

Menurut Yassierli, isu ini penting bagi masyarakat karena perubahan dunia kerja sudah mulai memengaruhi cara orang bekerja, mencari pekerjaan, dan bertahan di pasar kerja. Anak muda membutuhkan pengalaman kerja, lulusan sekolah membutuhkan pelatihan yang relevan, sementara pekerja di sektor digital dan sektor berisiko membutuhkan pelindungan yang lebih kuat.

Dalam forum tersebut, Yassierli menyampaikan bahwa di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, penguatan keterampilan tenaga kerja masa depan menjadi prioritas nasional. Salah satunya dilakukan melalui Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan dengan dukungan uang saku dari pemerintah.

Yassierli menyebutkan, Program Pemagangan Nasional telah menjangkau 100.000 peserta pada tahun lalu dan targetnya meningkat menjadi 150.000 peserta pada tahun ini. Selain itu, Pemerintah juga menjalankan Program Pelatihan Vokasi Nasional bagi lulusan sekolah menengah atas dan sederajat dengan target 300.000 peserta.

“Program-program ini juga memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan, penyandang disabilitas, serta masyarakat dari wilayah terpencil dan perbatasan,” ujarnya.

Dia menambahkan, penguatan keterampilan harus berjalan seiring dengan penciptaan lapangan kerja. Dalam pidatonya, ia memaparkan sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis, Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Food Estate, dan proyek hilirisasi, sebagai bagian dari agenda penciptaan jutaan lapangan kerja baru.

Bagi masyarakat, program-program tersebut menjadi penting karena masa depan kerja tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan pekerja untuk memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, akses terhadap pekerjaan yang layak, serta pelindungan dalam pola kerja baru.

baca juga

Selain keterampilan dan penciptaan kerja, Indonesia juga menempatkan pelindungan pekerja sebagai bagian penting dari agenda kerja layak. Menaker menyampaikan instrumen ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan sebagai komitmen Indonesia terhadap kerja layak, kesehatan, dan keselamatan pekerja, termasuk awak kapal perikanan.

Indonesia juga mencatat kemajuan dalam penyusunan kebijakan nasional bagi pekerja platform digital. Menaker menegaskan, pelindungan dan kesejahteraan pekerja platform menjadi bagian penting dari respons Indonesia terhadap perkembangan ekonomi digital dan perubahan pola kerja.

Komitmen tersebut diperkuat melalui dialog sosial. Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja terus terlibat melalui Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional dalam pembentukan regulasi serta inisiatif bersama di bidang produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja, serta pelatihan vokasi.

Yassierli juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan ILO dan mitra internasional, termasuk dalam pengembangan kurikulum pelatihan vokasi, pusat pelatihan bagi penyandang disabilitas, serta penguatan bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja dan kelompok yang berisiko tertinggal.

Dalam konteks kerja layak dan keadilan sosial global, Menaker menegaskan kembali solidaritas Indonesia terhadap rakyat Palestina. Indonesia terus mendukung ILO Emergency Response Programme untuk memulihkan pekerjaan, mata pencaharian, dan kelembagaan ketenagakerjaan di wilayah Arab yang diduduki.

“Indonesia siap bekerja sama dengan ILO dan seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan kerja layak, keadilan sosial, dan kesejahteraan bersama. Bersama-sama, kita membangun masa depan kerja yang menghormati martabat pekerja,” tutupnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaker Yassierli Bawa Mandat Presiden Prabowo, Indonesia Serahkan Ratifikasi Konvensi ILO 188

Menaker Yassierli Bawa Mandat Presiden Prabowo, Indonesia Serahkan Ratifikasi Konvensi ILO 188

News | Senin, 08 Juni 2026 | 14:27 WIB

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:24 WIB

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:59 WIB

Kemnaker dan Kemenekraf Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Industri Ekonomi Kreatif

Kemnaker dan Kemenekraf Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Industri Ekonomi Kreatif

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:51 WIB

Mengaku Salah karena Korupsi, Noel Minta Maaf ke Rakyat dan Prabowo: Saya Pejabat Lengah

Mengaku Salah karena Korupsi, Noel Minta Maaf ke Rakyat dan Prabowo: Saya Pejabat Lengah

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:36 WIB

Tak Banding, Noel Terima Vonis Penjara 4,5 Tahun: Hukuman Sesui Kejahatan Saya

Tak Banding, Noel Terima Vonis Penjara 4,5 Tahun: Hukuman Sesui Kejahatan Saya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Buku Billy and the Hole, sebuah Lubang Misterius dan Pelajaran Batasan Diri

Buku Billy and the Hole, sebuah Lubang Misterius dan Pelajaran Batasan Diri

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!

Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Mengapa Zodiak Gemini Sering Disalahpahami sebagai Pribadi yang Bermuka Dua?

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Usaha Kuliner Tak Cukup Bermodal Resep Enak, 3 Hal Ini Juga Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

Kedubes Singapura Bantah Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani Temui Dubes, Sebut Disinformasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

Kunjungi Desa Tenganan Pegringsingan, Seruni dan Dekranas Dukung Pelestarian Tenun Gringsing

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Menjadi Guru yang Berakhlak dalam Buku Adab di Atas Ilmu 5

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Cara Pakai Sariayu Hair Tonic Mayang Sari Merang untuk Atasi Ketombe dan Bantu Suburkan Rambut

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:29 WIB

×