Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar

M Nurhadi

Selasa, 09 Juni 2026 | 14:40 WIB
Daftar Saham Paling Laris Hari Ini: BBCA Transaksi Jumbo, BUMI Tembus Volume Besar
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]
  • Bursa Efek Indonesia mencatatkan lonjakan likuiditas saham blue chip dan lapis kedua pada Selasa, 9 Juni 2026.
  • Saham BBCA memimpin nilai transaksi sebesar Rp2,43 triliun, sementara saham BABY mencatatkan kenaikan harga tertinggi mencapai 34,62 persen.
  • BEI melakukan suspensi terhadap emiten ADCP serta memberikan status pemantauan UMA bagi dua puluh saham yang berfluktuasi tidak wajar.

Suara.com - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Sesi II hari ini, Selasa, 9 Juni 2026, memperlihatkan perputaran likuiditas yang kembali bergairah setelah sempat tertekan pada awal pekan.

Hingga pukul 14.00 WIB, aliran modal masuk (capital inflow) mendominasi lantai bursa dan menempatkan barisan saham blue chip serta emiten lapis kedua sebagai pusat perhatian pasar.

Berdasarkan kompilasi data live bursa, terdapat sejumlah saham utama yang secara simultan merajai daftar teratas saham teraktif, baik dari sisi nilai perputaran uang, volume perpindahan tangan, maupun frekuensi transaksi.

Deretan saham yang menjadi fokus utama investor tersebut di antaranya meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Petrochemical Tbk (TPIA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Barito Renewables Energy Tbk (CUAN), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Dari sisi nilai perputaran dana, emiten perbankan swasta terbesar nasional, BBCA, sukses memuncaki urutan teratas dengan mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai Rp2.432,78 miliar pada jam dua siang ini. Harga saham BBCA terpantau merangkak naik 3,61 persen ke posisi Rp5.025 per saham.

Gerakan rebound tajam ini menjadi momentum pemulihan yang signifikan bagi BBCA. Pasalnya, pada perdagangan Senin (8/6/2026) kemarin, saham bank swasta ini sempat terpuruk ke level Rp4.800 setelah dibuka di posisi Rp5.075, akibat aksi lepas portofolio massal oleh pemodal asing dengan nilai jual bersih (net sell) mencapai Rp489,11 milar.

Tingginya aktivitas transaksi hari ini membuktikan bahwa daya tarik BBCA tetap memikat bagi investor institusi maupun ritel di kota-kota besar Indonesia untuk melakukan aksi akumulasi di harga rendah.

Menempel ketat di posisi kedua saham bernilai transaksi terbesar adalah TPIA yang mengantongi nilai perdagangan Rp2.303,29 milar.

Saham terafiliasi konglomerasi Barito ini melesat tajam 10,59 persen ke level Rp1.775 per saham, sekaligus menempatkannya sebagai saham yang paling intensif diperdagangkan secara frekuensi, yakni berpindah tangan sebanyak 173.931 kali.

Sementara itu, dari sudut pandang kuantitas atau volume lembar saham yang diperjualbelikan, emiten batu bara BUMI menduduki peringkat pertama. Saham BUMI mencatatkan volume transaksi raksasa hingga 3,48 miliar lembar saham, dengan apresiasi harga sebesar 5,38 persen ke posisi Rp137 per saham.

Saham Top Gainers dan UMA

Di luar pergerakan saham-saham berkapitalisasi pasar besar, panggung bursa hari ini dikejutkan oleh lonjakan signifikan dari kelompok saham berkapitalisasi kecil.

Penguatan persentase tertinggi sepanjang Sesi II ini berhasil ditorehkan oleh saham PT Astra Daido Steel Indonesia Tbk (BABY) yang mengalami Auto Rejection Atas (ARA) setelah melonjak 34,62 persen ke level Rp140 per saham.

Mengikuti di posisi berikutnya dalam jajaran papan atas pencetak keuntungan (top gainer), terdapat saham AHAP yang melesat 31,03 persen ke harga Rp76 dengan nilai transaksi Rp2,43 miliar, serta saham CTTH yang menguat 29,17 persen ke posisi Rp124 dengan sokongan nilai transaksi yang cukup tebal mencapai Rp11,09 miliar.

Guna menjaga stabilitas pergerakan instrumen finansial dan melindungi kepentingan pemegang saham publik, otoritas bursa terus menerapkan fungsi pengawasan ketat.

Pada perdagangan hari ini, BEI membekukan sementara waktu (suspensi) aktivitas perdagangan satu emiten, yaitu PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Tindakan penghentian sementara ini diberlakukan sebagai langkah murni penyegaran (cooling down) atas volatilitas harga saham yang bergerak di luar kebiasaan ritme pasar.

Selain suspensi, bursa juga mengeluarkan status radar pemantauan khusus atau Unusual Market Activity (UMA) terhadap 20 emiten yang memperlihatkan pola transaksi tidak wajar. Jajaran saham dalam pengawasan tersebut adalah BKSL, NINE, RSGK, KBLV, RMKE, LMAX, SOCI, CBUT, INET, FORU, GRIA, KOPI, HUMI, ROCK, IRSX, NICL, BABY, LOPI, MGNA, dan WGSH.

Penyematan status UMA ini berfungsi sebagai indikator pengingat agar para pelaku pasar lebih cermat dalam mempelajari laporan keterbukaan informasi emiten sebelum mengeksekusi order transaksi.

Dari sisi nilai perputaran dana, saham BBCA mendominasi perolehan modal pasar dengan angka Rp2,43 triliun. Sedangkan untuk persentase profit harian tertinggi dipimpin oleh saham BABY yang melesat hingga 34,62 persen.

Disclaimer: Perdagangan instrumen ekuitas di bursa efek mengandung risiko finansial dan fluktuasi harga yang tinggi. Artikel ini disusun secara independen sebagai bentuk penyediaan produk informasi jurnalisme ekonomi publik dan tidak memuat rekomendasi investasi, ajakan beli, atau panduan transaksi formal. Pembaca diimbau melakukan analisis mandiri secara mendalam sebelum mengambil keputusan keuangan personal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:53 WIB

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:05 WIB

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:55 WIB

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:38 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Terkini

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:02 WIB

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Menaker Paparkan Program Prabowo terkait Tenaga Kerja di Konferensi Perburuhan Internasional

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Chatib Basri: Tugas Menkeu Gampang!

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:17 WIB

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

IHSG Gaspol Menghijau 4,82% Hingga Sesi I, Saham BBRI Wajib Dipantau

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:53 WIB

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:40 WIB

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:05 WIB