Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?

Tim Liputan Bisnis

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:50 WIB
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.200 dan Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter mulai saat ini.
  • Kenaikan harga BBM ini memicu migrasi konsumen ke Pertalite, risiko inflasi, hingga penurunan daya beli masyarakat kelas menengah.
  • Masyarakat disarankan mengatur ulang pola keuangan, mengelola pengeluaran secara bijak, serta memanfaatkan dana darurat untuk menghadapi kenaikan biaya.

Suara.com - Derita masyarakat Indonesia terus bertambah setiap harinya. Setelah pelemahan rupiah yang membuat harga-harga melambung, kini harga Pertamax mulai mengalami kenaikan.

Dalam pengumumannya, Pertamina menaikkan sejumlah harga BBM nonsubsidi, terutama harga Pertamax dan Pertamax Green.

Harga Pertamax dibanderol Rp16.200 per liter atau mengalami kenaikan Rp3.900 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sedangkan harga Pertamax Green naik Rp4.900 per liter dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Pastinya, kenaikan harga Pertamax ini secara tiba-tiba memberikan dampak terhadap masyarakat. Apalagi, kenaikan ini tidak diikuti oleh kenaikan pendapatan.

Deretan Dampak

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Pengamat Energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, ada dua dampak umum yang akan terjadi dalam waktu dekat, di antaranya:

  1. Migrasi dari Pertamax ke BBM subsidi Pertalite. Imbasnya, beban APBN untuk subsidi semakin besar.
  2. Stok Pertalite akan langka jika tidak ada penambahan setelah adanya peralihan konsumsi akibat kenaikan harga Pertamax.

Selain itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga membuat pernyataan mengenai dampak kenaikan harga BBM, yaitu:

  1. Daya beli bisa melemah, di mana kelompok masyarakat kelas menengah menjadi kelompok yang paling terdampak karena tidak menikmati subsidi BBM namun harus menanggung kenaikan harga Pertamax.

Tak hanya pengamat, para ibu rumah tangga dan pekerja juga merasakan dampak jika harga BBM mengalami kenaikan, di antaranya:

baca juga
  1. Bisa terjadi inflasi yang membuat harga bahan pokok melonjak. Imbas biaya logistik meroket akibat harga Pertamax naik.
  2. Ada migrasi dari kendaraan pribadi ke transportasi umum karena biaya perjalanan akan meningkat.

Apa yang Harus Dilakukan

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat harus jitu mengatur keuangan. Jangan sampai pengeluaran melebihi pendapatan yang berakhir dengan utang sana-sini.

Perencana keuangan Mike Rini saat dihubungi Suara.com memberikan tips yang bisa dilakukan masyarakat ketika harga BBM naik dan rupiah melemah, yaitu:

  • Jangan Panik
    Mike meminta masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan, dan tentunya harus menganalisis dampak dari kenaikan harga Pertamax.
  • Atur Pola Keuangan
    Setelah menganalisis pengeluaran, Mike menganjurkan masyarakat untuk kembali mengatur pola keuangan. Misalnya membagi anggaran untuk biaya hidup, keinginan, dan tabungan.
  • Kurangi Makan di Restoran/Kafe
    Mike juga menyarankan untuk mengurangi konsumsi di luar rumah seperti di restoran atau kafe.
  • Cari Pendanaan Lain
    Jika memang defisit atau pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan, Mike mengatakan masyarakat bisa mencari pendanaan lain seperti paylater. Namun, diingatkan untuk tetap menyesuaikan dengan kemampuan bayar.
  • Miliki Dana Darurat
    Mike menjelaskan dana darurat sangat penting karena bisa digunakan untuk menambal pengeluaran yang membengkak.
  • Punya Asuransi
    Asuransi penting untuk menjaga kesehatan jasmani maupun mental di tengah kondisi seperti ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:41 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×