- Kemayoran Indah Golf direvitalisasi jadi destinasi sport tourism baru.
- Operasional lapangan golf ditutup hingga akhir 2027 untuk pembangunan.
- PPK Kemayoran bidik pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi aset negara.
Suara.com - Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran terus menggenjot optimalisasi aset negara melalui transformasi kawasan Kemayoran. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah revitalisasi Golf Bandar Kemayoran menjadi Kemayoran Indah Golf, yang diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi sport tourism di Jakarta.
Transformasi tersebut merupakan hasil kerja sama pengelolaan antara PPK Kemayoran dan PT Accola Hotel Indonesia yang telah berjalan sejak Desember 2025. Revitalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya tarik kawasan, serta mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pemanfaatan aset negara.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, mengatakan revitalisasi Kemayoran Indah Golf merupakan bagian dari agenda besar pengembangan kawasan Kemayoran secara menyeluruh.
"Sebagai pengelola kawasan, PPK Kemayoran memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aset negara yang berada di bawah pengelolaan kami dapat memberikan manfaat optimal, baik bagi masyarakat maupun negara. Revitalisasi ini merupakan bagian transformasi kawasan berkelanjutan untuk mewujudkan Kemayoran sebagai kawasan yang semakin hidup, modern, dan memiliki daya saing tinggi," ujar Teddy, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir PPK Kemayoran telah melakukan berbagai pembenahan, mulai dari pengembangan ruang terbuka publik, peningkatan infrastruktur, penataan lingkungan, pengembangan kawasan olahraga, hingga penguatan ekosistem bisnis dan hunian yang terintegrasi.
Langkah revitalisasi Kemayoran Indah Golf juga sejalan dengan visi pengembangan Kemayoran sebagai kawasan bisnis modern atau business district yang inklusif dan berkelanjutan. Kawasan ini diarahkan mengusung konsep mixed-use development yang mengintegrasikan fungsi hunian, olahraga, bisnis, ruang terbuka hijau, dan rekreasi dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Direktur Utama PT Accola Hotel Indonesia, Haryadi, mengatakan proyek revitalisasi tersebut ditargetkan mampu mengubah Kemayoran Indah Golf menjadi bagian dari ekosistem sport tourism dan destinasi gaya hidup baru di Jakarta.
Untuk mendukung pembangunan, operasional Kemayoran Indah Golf akan ditutup sementara hingga akhir 2027. Penutupan dilakukan guna mempercepat proses pembangunan fasilitas, peningkatan layanan, serta penataan operasional sesuai rencana pengembangan yang telah disusun.
"Kami meyakini transformasi ini akan menghadirkan fasilitas golf bertaraf internasional yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang modern, sehingga Kemayoran Indah Golf dapat berkembang menjadi destinasi olahraga, rekreasi, dan gaya hidup unggulan yang memberikan nilai tambah bagi Kawasan Kemayoran maupun masyarakat luas," kata Haryadi.
Ia menambahkan, revitalisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Kemayoran sebagai salah satu destinasi sport tourism terkemuka di Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
PPK Kemayoran menilai transformasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Kemayoran sebagai pusat bisnis, hunian, olahraga, dan rekreasi yang terintegrasi.
Melalui berbagai program revitalisasi dan optimalisasi aset negara, Kemayoran diproyeksikan menjadi salah satu kawasan unggulan di Jakarta yang mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan negara.