Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:20 WIB
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia mengingatkan jangan ada yang ambil untung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menetapkan kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026 mengikuti mekanisme pasar global.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia, sehingga biaya operasional dan distribusi bahan bakar meningkat.
  • Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi untuk meminimalisir dampak ekonomi bagi sektor transportasi umum dan angkutan logistik.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green murni mengikuti mekanisme pasar.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan harga BBM nonsubsidi sejatinya berfluktuasi mengacu pada pergerakan harga minyak dunia.

"Jadi ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau ada penyesuaian," ujar Anggia saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Kamis (11/6/2026). 

Antrian pengendara motor yang mengisi di area pengisian BBM Pertalite terlihat mengular di SPBU 34.15417 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
Antrian pengendara motor yang mengisi di area pengisian BBM Pertalite terlihat mengular di SPBU 34.15417 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]

Anggia menjelaskan, kenaikan harga BBM di dalam negeri merupakan imbas dari gejolak harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Situasi tersebut pada akhirnya turut mendongkrak biaya distribusi hingga penyimpanan bahan bakar.

"Sehingga dalam kondisi yang sekarang, mau tidak mau memang harus ada penyesuaian (harga)," tegasnya. 

Ia menegaskan, bahwa pemerintah tidak menutup mata akan adanya efek domino dari keputusan tersebut. Namun dampak tersebut menurutnya dapat diminimalisir dengan tidak naiknya harga BBM bersubsidi. 

"Paling tidak, efek dominion ini bisa diminimalisir. Kenapa? Karena, contoh untuk transportasi umum, angkutan umum, angkutan logistik itu kan masih menggunakan BBM yang disubsidi oleh pemerintah," jelasnya.

Pemerintah juga mengingatkan agar momentum kenaikan BBM non-subsidi tidak dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. 

baca juga

"Artinya, kalau kita mau jujur dan tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan, pasti semuanya bisa less minimal dampak dari peningkatan harga BBM subsidi ini," katanya. 

Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan  harga Pertamax Series terhitung mulai 10 Juni 2026.

Kebijakan ini menjadi penyesuaian tarif pertama yang dilakukan sejak akhir Februari 2026.

Manajemen Pertamina menyatakan langkah ini diambil secara berkala demi menjamin keberlanjutan pasokan nasional serta menjaga kelancaran operasional kilang.

Melalui kebijakan baru tersebut, harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.

Sementara itu, varian Pertamax Green 95 ikut merangkak naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter. Kendati demikian, pemerintah memastikan tarif BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×