Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:20 WIB
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia mengingatkan jangan ada yang ambil untung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Kementerian ESDM menetapkan kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026 mengikuti mekanisme pasar global.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia, sehingga biaya operasional dan distribusi bahan bakar meningkat.
  • Pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi untuk meminimalisir dampak ekonomi bagi sektor transportasi umum dan angkutan logistik.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green murni mengikuti mekanisme pasar.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan harga BBM nonsubsidi sejatinya berfluktuasi mengacu pada pergerakan harga minyak dunia.

"Jadi ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau ada penyesuaian," ujar Anggia saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Kamis (11/6/2026). 

Antrian pengendara motor yang mengisi di area pengisian BBM Pertalite terlihat mengular di SPBU 34.15417 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]
Antrian pengendara motor yang mengisi di area pengisian BBM Pertalite terlihat mengular di SPBU 34.15417 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Cornelius Juan Prawira]

Anggia menjelaskan, kenaikan harga BBM di dalam negeri merupakan imbas dari gejolak harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Situasi tersebut pada akhirnya turut mendongkrak biaya distribusi hingga penyimpanan bahan bakar.

"Sehingga dalam kondisi yang sekarang, mau tidak mau memang harus ada penyesuaian (harga)," tegasnya. 

Ia menegaskan, bahwa pemerintah tidak menutup mata akan adanya efek domino dari keputusan tersebut. Namun dampak tersebut menurutnya dapat diminimalisir dengan tidak naiknya harga BBM bersubsidi. 

"Paling tidak, efek dominion ini bisa diminimalisir. Kenapa? Karena, contoh untuk transportasi umum, angkutan umum, angkutan logistik itu kan masih menggunakan BBM yang disubsidi oleh pemerintah," jelasnya.

Pemerintah juga mengingatkan agar momentum kenaikan BBM non-subsidi tidak dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. 

"Artinya, kalau kita mau jujur dan tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan, pasti semuanya bisa less minimal dampak dari peningkatan harga BBM subsidi ini," katanya. 

Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan  harga Pertamax Series terhitung mulai 10 Juni 2026.

Kebijakan ini menjadi penyesuaian tarif pertama yang dilakukan sejak akhir Februari 2026.

Manajemen Pertamina menyatakan langkah ini diambil secara berkala demi menjamin keberlanjutan pasokan nasional serta menjaga kelancaran operasional kilang.

Melalui kebijakan baru tersebut, harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.

Sementara itu, varian Pertamax Green 95 ikut merangkak naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter. Kendati demikian, pemerintah memastikan tarif BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik

IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:56 WIB

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:43 WIB

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:38 WIB

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Harga Minyak Meroket Imbas Perang AS-Iran Meletus Lagi, Trump: Bom Habis-habisan!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:32 WIB

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:29 WIB

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:24 WIB

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:22 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Rupiah Melemah ke Rp17.988, Dipicu 'Ulah' Trump dan Rapor Merah Ritel Domestik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:10 WIB

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:56 WIB